Muara Tebo – Lingkungan yang bersih bukan sekadar cerminan kerapian sebuah tempat kerja, tetapi juga wujud kepedulian dan tanggung jawab bersama. Dari hal-hal sederhana, semangat pengabdian dapat tumbuh dan memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekitar.
Dalam rangka memperingati Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan ke-2 Tahun 2026, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Tebo menggelar aksi bersih-bersih lingkungan kantor pada Kamis (5/11). Kegiatan berlangsung di area luar lingkungan Lapas Muara Tebo dan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas, Mukhlisin Fardi, bersama pejabat struktural serta seluruh pegawai.
Dengan semangat kebersamaan, para pegawai bergotong royong membersihkan sejumlah titik di sekitar kantor. Pembersihan dilakukan mulai dari parit, badan jalan, hingga area pinggiran tembok Lapas. Setiap sudut diperhatikan, sampah dikumpulkan, dan lingkungan dirapikan agar tetap bersih, sehat, serta nyaman.
Kalapas Muara Tebo, Mukhlisin Fardi, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kesadaran bahwa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama. Semangat gotong royong dan kepedulian harus terus kita hadirkan, tidak hanya dalam momentum peringatan Hari Bakti, tetapi juga dalam kehidupan dan pelaksanaan tugas sehari-hari,” ungkapnya.
Lebih dari sekadar membersihkan lingkungan, aksi ini menjadi gambaran bahwa pengabdian dapat dimulai dari tindakan sederhana. Sebab, lingkungan yang terawat lahir dari kepedulian, dan perubahan besar selalu berawal dari langkah kecil yang dilakukan bersama.

