Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Medan, Qiu Weiwei Akan Menyelesaikan Masa Jabantannya dan Kembali ke Tiongkok

# Dilihat: 141 pengunjung

Betiklampung.com, Medan —

Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Medan, Qiu Weiwei Akan Menyelesaikan Masa Jabantannya dan Kembali ke Tiongkok Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Medan, Qiu Weiwei, telah menyelesaikan misi diplomatiknya dan akan meninggalkan jabatannya pada 28 Desember dan kembali ke Beijing.

Dalam beberapa hari terakhir, Konsul Jenderal Qiu Weiwei telah menggunakan berbagai metode seperti kunjungan perpisahan, mengirimkan nota, mengadakan konferensi video, mengirim email, dan membuat panggilan telepon ke pejabat pemerintah provinsi dan kota, anggota parlemen, perkumpulan Tionghoa, perusahaan Tiongkok, media massa, semua lapisan masyarakat di wilayah kekonsuleran untuk berpamitan.

Dalam perpisahannya, Konsul Jenderal Qiu Weiwei mengulas secara mendalam pekerjaan dan pengalaman hidupnya di Indonesia selama dua setengah tahun terakhir. Ia mengatakan bahwa bekerja di Medan, Indonesia adalah waktu yang tak terlupakan dalam 30 tahun karir diplomatiknya. Kehangatan dan persahabatan orang-orang dari semua lapisan masyarakat di wilayah kekonsuleran dan pemandangan indah Indonesia sangat berkesan. Konsul Jenderal Qiu menekankan bahwa tahun ini merupakan tahun bersejarah dalam sejarah Tiongkok.

Dalam peringatan seratus tahun berdirinya Partai Komunis Tiongkok yang besar, masyarakat Tiongkok telah memimpin suku Tionghoa untuk mewujudkan tujuan seratus tahun pertama dari peremajaan besar bangsa Tiongkok dan memulai perjalanan baru membangun negara sosialis modern secara menyeluruh. Di bawah arahan strategis Presiden Xi Jinping dan Presiden Joko Widodo, pemerintah, partai politik, lembaga legislatif Tiongkok dan Indonesia menjadi semakin dekat satu sama lain, dan rasa saling percaya politik terus diperkuat.

Kedua belah pihak melakukan persilangan mendalam dari inisiatif “Satu Sabuk Satu Jalur” dengan konsep “Poros Maritim Dunia”, hubungan persahabatan antara kedua negara telah membuat kemajuan yang luar biasa. Banyak proyek kerjasama ekonomi dan perdagangan di kawasan kekonsuleran telah mencapai hasil yang baik, volume perdagangan dengan Tiongkok meningkat dari tahun ke tahun. Ekspor produk-produk berkualitas tinggi seperti karet, kelapa sawit, kopi, sarang burung walet, dan buah-buahan ke Tiongkok semakin menguat.

Pertukaran humaniora antara kedua belah pihak, terutama pendidikan Bahasa Mandarin di wilayah kekonsuleran berkembang pesat. Kota Guangzhou dan Kota Jambi telah berhasil menjalin hubungan kota kembar. Setelah pandemi, masyarakat Tiongkok dan Indonesia saling membantu dan mendukung untuk bersama-sama memerangi pandemi Covid-19, hal ini menerangkan dengan jelas semangat masyarakat Tiongkok dan Indonesia untuk mendorong pembangunan komunitas senasib umat manusia.

BACA JUGA:  Penurunan Permintaan Akibat Terbatasnya Mobilitas Menahan Tekanan Inflansi Juli 2021

Khususunya, komunitas Tionghoa dan perusahaan Tiongkok di wilayah kekonsuleran secara aktif mendukung perang melawan pandemi di negara kampung halaman mereka. Provinsi Guangdong, kota Chengdu, serta provinsi dan kota lain di Tiongkok masing-masing menyumbangkan barang pencegahan pandemi ke kota kembar yang berada di wilayah kekonsuleran seperti Sumatera Utara dan Medan. Hal ini sepenuhnya menunjukkan persahabatan yang mendalam dari dua masyarakat.

Konjen Qiu menyatakan bahwa komunitas Tionghoa telah bekerja keras di Indonesia sejak lama, memberikan kontribusi yang luar biasa bagi pembangunan ekonomi dan sosial Indonesia, dan juga terus berupaya mendorong pertukaran ekonomi, perdagangan, budaya Tiongkok-Indonesia serta kerja sama pragmatis. Konjen Qiu mengucapkan terima kasih yang tulus kepada Komunitas Tionghoa atas dukungan mereka terhadap pekerjaan Konsulat Jenderal Tiongkok dan pelaksanaan tugasnya.

Dia sangat berharap bahwa komunitas Tionghoa akan terus memainkan peran penting untuk mendorong pendalaman berkelanjutan kemitraan strategis komprehensif Tiongkok-Indonesia, dan menciptakan kesejahteraan bagi rakyat kedua negara.
Konsul Jenderal Qiu sepenuhnya menegaskan bahwa semua karyawan perusahaan Tiongkok, guru Tiongkok dan rekan senegara Tiongkok lainnya telah memenangkan perang melawan pandemi serta telah memulai kembali pekerjaan dan produksi.

Dia memuji dedikasi tanpa pamrih mereka dan mendorong mereka untuk terus berpegang pada prinsip mereka, berhati-hati dalam bertindak, menjaga kesehatan dan menjamin keamanan dalam produksi dan kehidupan, serta memberikan kontribusi baru untuk pembangunan domestik secara keseluruhan dan kerja sama bisnis persahabatan antara Tiongkok dan Indonesia. Dia menekankan bahwa tanah air akan selalu menjadi dukungan kuat bagi warga negara Tiongkok perantauan, dan Konsulat Jenderal Tiongkok akan dengan teguh menerapkan kebijakan “diplomatis untuk rakyat”, dan akan terus melakukan upaya untuk melindungi hak dan kepentingan sah perusahaan Tiongkok dan warga negara Tiongkok yang berada di luar negeri.

Konjen Qiu sangat mengapresiasi keikutsertaan media massa di wilayah kekonsuleran dengan tujuan meningkatkan saling pengertian antara masyarakat Tiongkok dan Indonesia, mendorong pertukaran persahabatan dan ikatan antar masyarakat, dan dengan tulus berterima kasih kepada media massa atas dukungan mereka terhadap pekerjaan Konsulat Jenderal Tiongkok dan dirinya.
Semua lapisan masyarakat menyatakan ketidakrelaan mereka terhadap kepergian Konsul Jenderal Qiu Weiwei.

Mereka menegaskan dan mengapresiasi pencapaian luar biasa Konsul Jenderal Qiu selama masa jabatannya, memuji Konsul Jenderal Qiu atas misi diplomatiknya yang luar biasa, dan mendoakan yang terbaik untuk dirinya setelah kembali ke Tiongkok. Menjelang keberangkatan Konjen Qiu, Gubernur Provinsi Sumatera Utara, Edy Rahmayadi juga berpamitan langsung dengannya. Dia menyatakan bahwa hubungan Tiongkok-Indonesia memiliki sejarah panjang, dan kedua bangsa telah memiliki hubungan persahabatan sejak zaman kuno.

BACA JUGA:  KAI Gencar Berantas Premanisme di Lingkungan Stasiun

Dia sangat senang bertemu dengan Konsul Jenderal Qiu dan membahas bagaimana meningkatkan hubungan bilateral lebih lanjut. Beliau berharap dapat terus memperkuat pertukaran dan kerjasama di berbagai bidang dengan Tiongkok di masa depan, terutama dalam pembangunan infrastruktur dan pertukaran humaniora seperti pelatihan atlet.

Semua lapisan masyarakat percaya bahwa dalam beberapa tahun terakhir, pertukaran Tiongkok dan wilayah Sumatera Utara semakin sering, dan kerjasama yang saling menguntungkan di bidang ekonomi, perdagangan, budaya dan pendidikan antara kedua belah pihak terus diperdalam, perjuangan bersama melawan pandemi semakin efektif. Semua ini tidak terlepas dari kerja keras Konjen Qiu yang memimpin staf Konsulat Jenderal Tiongkok.

Setiap orang menyatakan kepada Konsul Jenderal Qiu bahwa mereka akan terus mendorong pertukaran dan kerja sama antara rakyat kedua negara dalam semua aspek, serta mendorong perkembangan baru yang lebih besar dari persahabatan tradisional antara Tiongkok dan Indonesia.
Konsul Jenderal Qiu Weiwei telah berkecimpung dalam pekerjaan diplomatik selama lebih dari 30 tahun, menjabat sebagai Wakil Konsul Konsulat Jenderal Tiongkok di Los Angeles dan Houston; Konsul Konsulat Jenderal Tiongkok di Vancouver, Kanada; Sekretaris Pertama Kedutaan di Myanmar; Penasihat Politik Kedutaan Besar di Dominika; Wakil Konsul Jenderal di Chiang Mai, Thailand; Wakil Direktur dan Penasihat Departemen Informasi Kementerian Luar Negeri Tiongkok; Sekretaris Pertama Biro Luar Negeri; Penasihat Kantor Komisaris di Daerah Administratif Khusus Makau dan jabatan lainnya.

Dia memuji dedikasi tanpa pamrih mereka dan mendorong mereka untuk terus berpegang pada prinsip mereka, berhati-hati dalam bertindak, menjaga kesehatan dan menjamin keamanan dalam produksi dan kehidupan, serta memberikan kontribusi baru untuk pembangunan domestik secara keseluruhan dan kerja sama bisnis persahabatan antara Tiongkok dan Indonesia.

Dia menekankan bahwa tanah air akan selalu menjadi dukungan kuat bagi warga negara Tiongkok perantauan, dan Konsulat Jenderal Tiongkok akan dengan teguh menerapkan kebijakan “diplomatis untuk rakyat”, dan akan terus melakukan upaya untuk melindungi hak dan kepentingan sah perusahaan Tiongkok dan warga negara Tiongkok yang berada di luar negeri.
Konjen Qiu sangat mengapresiasi keikutsertaan media massa di wilayah kekonsuleran dengan tujuan meningkatkan saling pengertian antara masyarakat Tiongkok dan Indonesia, mendorong pertukaran persahabatan dan ikatan antar masyarakat, dan dengan tulus berterima kasih kepada media massa atas dukungan mereka terhadap pekerjaan Konsulat Jenderal Tiongkok dan dirinya.

BACA JUGA:  Donny Irawan: Kejaksaan Harus Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI

Semua lapisan masyarakat menyatakan ketidakrelaan mereka terhadap kepergian Konsul Jenderal Qiu Weiwei. Mereka menegaskan dan mengapresiasi pencapaian luar biasa Konsul Jenderal Qiu selama masa jabatannya, memuji Konsul Jenderal Qiu atas misi diplomatiknya yang luar biasa, dan mendoakan yang terbaik untuk dirinya setelah kembali ke Tiongkok. Menjelang keberangkatan Konjen Qiu, Gubernur Provinsi Sumatera Utara, Edy Rahmayadi juga berpamitan langsung dengannya.

Dia menyatakan bahwa hubungan Tiongkok-Indonesia memiliki sejarah panjang, dan kedua bangsa telah memiliki hubungan persahabatan sejak zaman kuno. Dia sangat senang bertemu dengan Konsul Jenderal Qiu dan membahas bagaimana meningkatkan hubungan bilateral lebih lanjut. Beliau berharap dapat terus memperkuat pertukaran dan kerjasama di berbagai bidang dengan Tiongkok di masa depan, terutama dalam pembangunan infrastruktur dan pertukaran humaniora seperti pelatihan atlet.

Semua lapisan masyarakat percaya bahwa dalam beberapa tahun terakhir, pertukaran Tiongkok dan wilayah Sumatera Utara semakin sering, dan kerjasama yang saling menguntungkan di bidang ekonomi, perdagangan, budaya dan pendidikan antara kedua belah pihak terus diperdalam, perjuangan bersama melawan pandemi semakin efektif. Semua ini tidak terlepas dari kerja keras Konjen Qiu yang memimpin staf Konsulat Jenderal Tiongkok.

Setiap orang menyatakan kepada Konsul Jenderal Qiu bahwa mereka akan terus mendorong pertukaran dan kerja sama antara rakyat kedua negara dalam semua aspek, serta mendorong perkembangan baru yang lebih besar dari persahabatan tradisional antara Tiongkok dan Indonesia.

Konsul Jenderal Qiu Weiwei telah berkecimpung dalam pekerjaan diplomatik selama lebih dari 30 tahun, menjabat sebagai Wakil Konsul Konsulat Jenderal Tiongkok di Los Angeles dan Houston; Konsul Konsulat Jenderal Tiongkok di Vancouver, Kanada; Sekretaris Pertama Kedutaan di Myanmar; Penasihat Politik Kedutaan Besar di Dominika; Wakil Konsul Jenderal di Chiang Mai, Thailand; Wakil Direktur dan Penasihat Departemen Informasi Kementerian Luar Negeri Tiongkok; Sekretaris Pertama Biro Luar Negeri; Penasihat Kantor Komisaris di Daerah Administratif Khusus Makau dan jabatan lainnya. (Rls/Red)