Antisipasi Penimbunan Minyak Goreng, Kapolda Lampung Sidak Gudang PT Tunas Baru Bumi Waras

# Dilihat: 238 pengunjung

Betiklampung.com, Bandarlampung –

Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno melakukan sidak terhadap gudang PT Tunas Baru Lampung yang berada di Jalan Yos Sudarso, Bumi Waras, Telukbetung, Bandarampung, untuk melihat stok dan produksi minyak goreng di gudang tersebut.

Pada sidak tersebut, Hendro memastikan distribusi stok minyak goreng si setiap pasar yang ada di Lampung mencukupi. “Kita sempat diskusi dengan pihak PT Tunas Baru Lampung dan sempat memantau proses pegepakan minyak goreng. Setelah diskusi, kita pastikan bahwa stok minyak goreng di Lampung aman,” katanya di Bandarlampung, Selasa.

BACA JUGA:  Bekali Warga Binaan Keterampilan, Ibu Iriana: Keluar Dari Sini Bisa Mandiri

Dia melanjutkan untuk komsumsi minyak goreng masyarakat sendiri dalam perbulan mencapai enam juta liter. Sedangkan berdasarkan hitung-hitungan produk seluruh produsen minyak di Lampung dalam perbulan sendiri mencapai sembilan juta liter.

Kapolda juga meminta kepada masyarakat agar tidak panik dan memborong minyak goreng secara berlebih bahkan menimbun minyak. “Karena borong minyak, dikhawatirkan masyarakat justru menimbum minyak. Intinya masyarakat Lampung jangan panik, saya jamin stok minyak goreng aman,” kata dia.

BACA JUGA:  Kapolda Lampung Tandatangani Perjanjian Kerja Sama Dengan BPPB

Ia menegaskan pihak kepolisian akan menindak tegas jika ada masyarakat yang menimbun minyak bahkan menjual minyak goreng dengan harga eceran tertinggi (HET). “Saya paastikan penyaluran minyak goreng di Lampung langsung dari perusahaan menuju toko retail, sehingga tidak ada rantai distribusi yang panjang. Apalagi produksi minyak goreng di PT Tunas Baru ini sekitar 120 ribu liter dalam perhari,” kata dia lagi.

Divisi Pemasaran Tunas Baru Lampung, Agus Kurniawan memgatakan, pada akhir februari 2022, PT Tunas Baru Lampung telah menyalurkan sebanyak tiga juta liter minyak kemasan di seluruh Lampung. Penyaluran minyak goreng tersebut juga menggandeng pemerintah untuk pengawasan dalam pendistribusian minyak goreng.

BACA JUGA:  Wagub Chusnunia Hadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung

“Kita juga mendapat suplai bahan baku dari PT Perusahaan Indonesia sebanyak 500 ton. Sementara, Tunas Baru saat ini bisa memproduksi 100 ton perhari atau 100 hingga 120 ribu liter perhari. Kalau kapasitas bisa 300 ton perhari, tapi tergantung lagi suplai yang punya DMO. Jadi seminggu ini baru bisa 100 ton,” katanya.