Warga Binaan Lapas Narkotika Bandarlampung Ikuti Pesantren Kilat Ramadhan

# Dilihat: 197 pengunjung

Betiklampung.com, Bandarlampung –

Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Narkotoka kelas IIA Bandarlampung bersama Kementrian Agama (Kemenag) Lampung Selatan menggelar kegiatan Pesantren Kilat selama bulan Ramadan 1443 Hijriah yang dilaksanakan selama 10 hari. Pembukaan kegiatan yang diikuti oleh warga binaan 143 ini digelar di Aula Lapas Narkotika, Selasa (12/04/2022)

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Bandarlampung Porman Siregar mengatakan, kegiatan Pesantren Kilat diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi Warga Binaan, yang tidak hanya mendapatkan pengajaran tetapi juga mendapatkan ilmu Kerohanian dan Spiritual sebagai bekal ketika bebas nanti. Untuk itu, kata Porman, jika acara ini diikuti 143 warga binaan yang mudah-mudahan bisa mendapatkan sertifikat dari kemenag Lamsel.

BACA JUGA:  Dalam Rangka Perlindungan Konsumen, Sejumlah Calon Anggota BPSK ikuti Fit And Proper Test

Porman Siregar mengatakan, pihaknya bekerja sama Kemenag Lampung Selatan dan Pondok Pesantren Al- kirom untuk mengajarkan tata cara Fardhu Kifayah kepada warga binaan,” kata Porman saat diwawancara media. Dengan harapan 143 orang warga binaan bisa mendapatkan sertifikat yang di tanda tangani oleh kepala kemenag Lampung Selatan,” kata Kalapas.

Sementara, Kasi binmas Islam kemenag Lamsel jamhuri mengungkapkan, kegiatan ini merupakan berkah Ramadhan bagi Kemenag, karena bisa di selenggarakan di Lapas Narkotika kelas IIA Bandarlampung.

“Dengan adanya Pesantren kilat ini, mudah – mudahan dapat bermanfaat bagi warga binaan dan program ini tidak hanya di adakan hanya sesaat saja. Namun, kegiatan ini bisa di gelar secara kesenambungan terus menerus,” ungkapnya. Ia menjelaskan, Kemenag lamsel saat ini memiliki 126 penyuluh agama yang tersebar di seluruh kecamatan Lampung Selatan. Dan mudah – mudahan bisa membantu di lapas tersebut.

BACA JUGA:  Ketua DPD PPKHI Provinsi Lampung Resmi Meraih Gelar Doktor Pertama Unila Ilmu Hukum Bidang Birokrasi Desa

“Kami memiliki 126 penyuluh agama yang tersebar di seluruh kecamatan Lampung Selatan yang InsyaAllah dapat membantu bagi narapidana di lapas Narkotika ini,” tuturnya. Dengan harapan, Sambung Jamhuri, dapat memperbaiki diri warga binaan yang berada di lapas Narkotika. “Dan ketika mereka keluar dari lapas ini bisa bermanfaat bagi orang lain,” urainya

Hal senada juga diungkapkan Ustad zaid Zakaria dari Pondok Pesantren Al-Kirom Lamsel, pihaknya sangat berterimakasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Lapas Narkotika kelas IIA Bandarlampung untuk mengajarkan Fardhu kifayah.

BACA JUGA:  Wiwik Pimpin Partai Golkar Kecamatan Sukarame

“Kami dari yayasan Pondok Pesantren Alkirom Lampung Selatan sangat berterima kasih, karena di percaya untuk mengajarkan Fardhu Qipayah (menguruskan jenazah) dan kami akan berusaha apa yang kami bisa semaksimal mungkin, ” terangnya

Ia menambahkan, selama 10 hari kedepan dirinya akan menurunkan lima orang ustad untuk dapat mengajarkan Pesantren kilat tersebut. “InsyaAllah ustad yang akan mengajarkan Fardhu Kipayah sebanyak 5 orang , dan mudah – mudahan bisa bekerja sama dengan baik dengan lapas Narkotika ini,” tutupnya.