Wujudkan Eliminasi Penyakit TBC, Lapas Besi Gandeng Dinas Kesehatan Cilacap Laksanakan Srining

522 views

Betiklampung.com (SMSI), Cilacap —

Dalam rangka optimalisasi penemuan kasus pada populasi berisiko maka Lapas Besi bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap melaksanakan kegiatan skrining TB kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Besi Nusakambangan. Petugas pada kegiatan ini berjumlah 62 orang yang terdiri dari petugas TB se-Kabupaten Cilacap, GHSC-PSM USAID dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.

Melalui kegiatan Active Case Finding (ACF) ini diharapkan dapat mengoptimasi pemanfaatan katrid di Kabupaten Cilacap. Yang nantinya akan mampu melaksanakan percepatan penemuan kasus penyakit TB secara dini.

BACA JUGA:  Rutan Kelas IIB Sukadana Gelar Sidang TPP untuk Tingkatkan Evaluasi dan Pembinaan 50 Warga Binaan

Penyakit Tuberkulosis atau lebih dikenal TBC sampai saat ini menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia.

Penyakit TBC merupakan penyakit yang sangat menular, apalagi dengan didukung kondisi lingkungan yang tidak sehat. Banyak temuan penyakit TBC di masyarakat adalah di tempat khusus seperti pondok pesantren, lapas atau tempat lain yang terisolir namun dengan jumlah populASI yang padat.

Kegiatan dimulai dengan memberikan informasi yang jelas tentang penyakit TBC, cara penularan, pengobatan dan pencegahan kepada Warga Binaan Lapas Besi. Selanjutnya skrining dilakukan kepada 400 Warga Binaan dan sebanyak 50 specimen diperoleh dari WBP yang terudga penyakit TB, untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium.

BACA JUGA:  Prodi Magister Kesehatan Masyarakat Terima Asesor Akreditasi LAM PTKes

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap beserta tim, dikarenakan kegiatan pelayanan kesehatan bagi Warga Binaan di Lapas Besi dapat berjalan dengan baik. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin serta sinergitas ini dapat tetap berjalan dengan baik”, ucap Sulardi Kalapas Besi.