Lapas Gunung Sugih Rencanakan Pembangunan Kolam Ikan Lele Sistem Bioflok

539 views

Betiklampung.com (SMSI), Gunung Sugih —

Sistem pemasyarakatan diselenggarakan dalam rangka membentuk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) agar menjadi manusia seutuhnya, menyadari kesalahan, memperbaiki diri dan tidak mengulangi tindak pidana sehingga dapat kembali diterima masyarakat. Benar sekali, gagasan diatas merupakan tujuan pemasyarakatan yang menjadi dasar dan selalu dipedomani Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Gunung Sugih dalam menyelenggarakan program-programnya. Salah satu program pembinaan yang akan dilakukan adalah budidaya ikan lele sistem bioflok.

BACA JUGA:  Gegerkan Bandarlampung, Dinkes Lampung Bantah Adanya Kabar Warga Terpapar Omicron di Lampung

Mungkin belum banyak yang tahu mengenai sistem budidaya seperti ini, untuk lebih jelasnya sistem bioflok menggunakan metode menumbuhkan mikroorganisme yang berfungsi mengolah limbah budidaya itu sendiri menjadi gumpalan-gumpalan kecil yang bermanfaat sebagai makanan alami ikan. Mengingat sangat bermanfaatnya program tersebut, karena kedepannya dapat menjadi ajang pembelajaran bagi warga binaan.

Lebih jauhnya Kalapas Gunung Sugih menjelaskan bahwa tujuan penyelenggaraan budidaya akan menjadi bekal berwirausaha dan impelemtasikan warga binaan. “Hari ini saya bersama Dinas Perikanan Kabupaten Lampung Tengah melakukan peninjauan lokasi pembangunan kolam budidaya ikan lele sistem bioflok. Kami memanfaatkan lahan kosong yang berada di area Brandgang Lapas’ begitu tuturnya.

BACA JUGA:  Raih Keberkahan Ramadhan, Kanwil Kemenkum Riau Bagikan Takjil Gratis Untuk Masyarakat

Harapannya dengan pembangunan kolam ikan ini, akan selaras dengan perkembangan keahlian dan keterampilan yang muncul pada diri warga binaan. Tentunya tujuan ini dapat tercapai apabila warga binaan gigih ingin tahu dan banyak ilmu.