Pertamina Patra Niaga Asah Kesiapan Pekerja Hadapi Keadaan Darurat di Wilayah Operasi

476 views

Betiklampung.com (SMSI), Jakarta —

Sebagai perusahaan energi yang beroperasi di objek vital nasional (Obvitnas), integrated terminal atau terminal bahan bakar berperan dalam aktivitas penerimaan, penyimpanan, dan pendistribusian BBM maupun LPG agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

Untuk melatih kesiapan personil dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan, PT Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading melalui Regional Sumatera Bagian Selatan menggelar latihan simulasi penanggulangan keadaan darurat di Intergrated Terminal (IT) Panjang, Lampung, pada Kamis (10/12).

Dalam simulasi ini, skenario simulasi diawali dengan adanya kasus kesalahan operasi yang berdampak pada terjadinya tumpahan minyak (oil spill) di perairan dermaga Pertamina dan pelabuhan umum. Tak berselang lama, api pun muncul dan mulai membesar di area dermaga dan perairan, yang memicu diaktifkannya status keadaan darurat.

BACA JUGA:  Kolaborasi Berkolaborasi Menangani 5 Perkara Perpajakan, Kejaksaan Tinggi Lampung Bersama Kanwil DJP Selamatkan Uang Negara 106 Miliar

“Tentu kami tidak pernah menginginkan keadaan darurat yang sebenarnya terjadi. Namun perlu disadari bahwa karakter industri migas sangatlah high risk, sehingga simulasi ini menjadi kesempatan untuk mengasah dan mengevaluasi kembali kemampuan personel kami. Mulai dari level direksi, tim di level korporat hingga pekerja di lapangan, agar terlatih dan siaga jika suatu saat harus menghadapi keadaan darurat,” jelas Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Alfian Nasution, yang langsung memimpin jalannya simulasi hari ini melalui pusat komando.

BACA JUGA:  Hijaukan Rutan dan Rawat Bumi, Mahasiswa KKN UIN Raden Intan dan Rutan Bandar Lampung Tanam Biopori Untuk Masa Depan

Dalam simulasi tersebut, Pertamina turut melibatkatkan pemangku kepentingan dan lembaga di sekitar wilayah operasi IT Panjang, yang seringkali terlibat sebagai garis terdepan dalam penanggulangan keadaan darurat seperti Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas pelabuhan (KSOP), Polairud, Basarnas, RS Imanuel, PT ISAB, PT Pelindo, PT Bukit Prima, Polsek Panjang dan pihak berwenang lainnya.

BACA JUGA:  Kakanwil Santosa Lantik 15 Pejabat Non-Manajerial di Lingkungan Kanwil Kemenkum Lampung

“Terima kasih untuk seluruh pekerja Pertamina Patra Niaga dan seluruh pihak yang terlibat hari ini. Semoga kita dapat terus berupaya mewujudkan komitmen zero fatality di Pertamina,” tutup Alfian.