Betiklampung.com (SMSI), Lampung —
Setelah membentuk Satuan Tugas (Satgas) pengendalian dan pemantauan kelancaran penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) kepada masyarakat. Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) memastikan pelayanan maksimal dalam mengkoordinir untuk memantau kelancaran penyaluran BBM dan LPG.
Executive GM Regional Sumbagsel, Aji Anom Purwasakti mengatakan, hal tersebut dilakukan mengingat kebutuhan masyarakat akan BBM dan LPG cenderung meningkat. Selama masa satgas Nataru 2022-2023, untuk wilayah Lampung konsumsi jenis gasoline/bensin diprediksi mengalami sedikit peningkatan,
Kemudian untuk BBM jenis gasoil/diesel diprediksi tidak mengalami perubahan yang signifikan dibanding konsumsi harian normal sebelum masa satgas. Untuk konsumsi LPG juga diprediksi tidak mengalami perubahan yang signifikan dibanding konsumsi harian normal sebelum masa satgas.
Saat ini ketersediaan BBM dan LPG dalam kondisi aman dan seluruh infrastruktur telah disiagakan jelang perayaan Nataru. Kesiapan infrastruktur Pertamina meliputi 10 Terminal BBM, 2 Terminal LPG, 660 SPBU, 61 SPBE, 469 Agen LPG dan 6 DPPU.
Guna memastikan layanan terhadap masyarakat, Pertamina juga menyediakan layanan energi pendukung di jalur potensial meliputi jalur toll, jalur wisata, dan jalur lintas utama, berupa 87 SPBU Siaga, 347 Agen Siaga dan 5.540 Outlet Pangkalan LPG Siaga, 5 unit Kiosk Pertamina Siaga, 15 unit Motoris atau Pertamina Delivery Service (PDS) dan fasilitas kesehatan.
Serta untuk menambah stok BBM di SPBU, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel juga telah menyiapkan SPBU kantong dalam wujud mobil tangki yang disiagakan di sejumlah SPBU. Terdapat 16 SPBU kantong dengan kapasitas mobil tanki penuh disiagakan di titik-titik SPBU yang merupakan jalur mudik maupun area wisata yang berpotensi adanya lonjakan kebutuhan. (*)

