Kepala Kanim Kelas III Non TPI Kalianda Ikuti Kegiatan Pelatihan Media Handling dan Public Speaking Kanwil Kemenkumham Lampung

371 views

Betiklampung.com (SMSI), Bandarlampung —

Kepala Kanim Kelas III Non TPI Kalianda Sargiyono, mengikuti Pelatihan Media Handling & Public Speaking pada jajaran Kantor Wilayah Kemenkumham Lampung, yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Novotel, Selasa (06/06/2023).

Kegiatan Pelatihan Media Handling & Public Speaking guna meningkatkan kapasitas pegawai dalam menjalankan tugas dan fungsinya memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Lampung, Dr. Sorta Delima Lumban Tobing, dan Pimpinan Tinggi Pratama serta diikuti oleh seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis pada jajaran Kantor Wilayah Kemenkumham Lampung.

Pada kegiatan tersebut Kanwil Kemenkumham Lampung menghadirkan narasumber antara lain : Rosa Rosdaryanti, Marketing Communication, Creator & Event Promotion Expert; Ayu Cipta, Jurnalis & Penulis Biografi; Jojo Joniansyah, Praktisi Media Online & Investigatif Reporting dan Achmad Rusdy, Praktisi Media Televisi;

Memulai penyampaian materi yang pertama, Rosa Rosdaryanti tentang Public speaking dalam Konten kreatif. Salah satu yang disampaikan yaitu Dalam dunia yang semakin kompetitif dan penuh dengan informasi, kemampuan public speaking yang kreatif dapat menjadi keunggulan bagi siapa saja yang ingin mempengaruhi audiens dengan cara yang berbeda. Dengan menggabungkan elemen kreatif, storytelling, humor, dan visual yang menarik, para pembicara dapat menciptakan presentasi yang tak terlupakan dan meninggalkan kesan mendalam pada audiens.

BACA JUGA:  Lapas Kotabumi Bersama APH Laksanakan Razia Gabungan Blok Hunian Warga Binaan

Penyampaian materi kedua yang disampaikan oleh Ayu Cipta dan Jojo Joniansyah, Sampaikan materi yang mengambil judul yaitu Jurus Jitu Hadapi Media. Era Disrupsi merupakan masa terjadinya inovasi dan perubahan secara masif. Termasuk pada praktik ‘Media Handling’ yang harus mengikuti zaman. Masifnya inovasi itulah yang bisa mengubah berbagai sistem dari pola lama ke baru. Termasuk cara orang membaca media.

Dalam Kesempatan ini Ayu sampaikan Langkah-langkah media handling yaitu : Pemilihan Narasumber yang tepat, Media Networking, Dibekali dengan wawasan industry media, Don’t Say No Comment, Jadikan diri anda magnitude, buatlah berita lokal mendunia, berikan fakta pendukung,Pesan Kunci dan Agenda setting dan framing.

BACA JUGA:  ITERA Kembali Meluluskan 421 Sarjana Dalam Wisuda ke-11

Sesi selanjutnya dilanjutkan dengan dialog interaktif yang diisi oleh Achmad Rusdy dan Rosa Rosdaryanti. Pada sesi ini narasumber menjelaskan tentang teknis dalam pembuatan konten kreatif dalam menunjang peningkatan social media.

Selama pelatihan ini juga diajarkan tentang pentingnya penampilan, ekspresi wajah, dan bahasa tubuh yang tepat untuk mengkomunikasikan pesan mereka secara efektif. Mereka juga akan belajar bagaimana mengatasi ketegangan dan gugup saat berada di hadapan kamera atau diwawancara oleh media. Pelatihan ini juga akan memperkenalkan teknik-teknik penyampaian yang efektif, seperti penggunaan cerita, humor, dan analogi, untuk memperkuat pesan yang ingin disampaikan.

“Pelajari dan pahami cara kerja algoritma platform yang kita gunakan, seperti algoritma Tiktok , Facebook, Instagram, atau platform lainnya. Bagaimana kita harus Mengetahui faktor-faktor yang dipertimbangkan oleh algoritma dalam menampilkan konten dapat membantu Anda menyusun strategi yang tepat” ucap Achmad Rusdy.

BACA JUGA:  Karutan Kelas | Bandar Lampung Hadiri Upacara Pembukaan Perkemahan Satya Dharma Bhakti Pemasyarakatan 2025

“Membuat konten secara continue, yaitu Konsistensi merupakan kunci dalam membangun audiens dan meningkatkan peringkat konten kita, dalam algoritma. Buat jadwal publikasi yang konsisten dan berikan konten yang berkualitas secara teratur. Ini akan membantu membangun kepercayaan dan meningkatkan interaksi dengan pengguna,” ujar Rosa

Diakhir Kegiatan, Kakanwil Sorta Sampaikan dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat memiliki kompetensi memadai untuk memberikan pelayanan prima dalam rangka melaksanakan tugas dan fungsi Kementerian Hukum dan HAM dan tercipta kualitas pelayanan yang baik, diperlukan penguatan dalam menguasai public speaking dan kemampuan mengatasi Media Handling.