Tinjau Pasar Natar, Mendag Zulkifli Hasan: Harga Beras Tidak Naik, Pemerintah Perlahan Siap Turunkan Harga

# Dilihat: 134 pengunjung

Betiklampung.com (SMSI), Lampung Selatan —

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyampaikan, harga beras di Pasar Natar, Lampung Selatan, Lampung tidak naik, namun belum turun. Mendag Zullufh Hasan menambahkan, Pemerintah terus berupaya menurunkan harga beras. Demukian disampaikan Mendag Zulkifli Hasan saat memantau bapok di Pasar Natar, Rabu (20/09).

Turut hadir Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Lampung Elmra Umihanni. Mendag Zulkifli Hasan
didampingi Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Isy Karim. “Ibu-ibu tidak usah khawotir, harga beras tidak naik lagi. Pemenntah akan terus melayani masyarakat agar ketersediaan dan suplai beras terjaga sehingga pelan-pelan kita bisa turunkan harga,” kata Mendag Zulkifii Hasan.

Mendag Zulkifli Hasan menjelaskan, saat ini, Pemerintah memuliki stok beras yang cukup, yatu sebesar 1,6 juta ton dan akan ditambah sebesar 400 nbu ton. “Stok beras tidak akan kurang karena soat mi kita memiliki 1,6 juta ton. Saya juga diminta Presiden Joko Widodo mendatangkan beras dari Indda dan Negara lainnya sebanyak 400 ribu ton yang sedang dalam perjalanan. Penntah Presiden, setiap hari kita memberikan beras murah kepada masyarakat,” kata Mendag Zullufii Hasan.

BACA JUGA:  Dandim 0410/KBL Berserta Forkopimda dan FKUB di Bandar Lampung Lakukan Doa Bersama Wujudkan Pemilu Damai

Mendag Zulkifii Hasan juga mengimbau kepada Pemerintah Daerah, Bulog, dan Bapanas untuk membantu proses pendistribusian, penyaluran, dan pelayanan kepada masyarakat agar cepat dan tepat. Saat ini, Pemerintah memiliki program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Beras di Tingkat Konsumen, Gerakan Pangan Murah (GPM), serta Bantuan Pangan kepada 21,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) masing-masing sebesar 10 kg/KPM selama bulan September — November 2023.

Dalam kesempatan dimaksud, selain menyalurkan langsung Beras SPHP kepada masyarakat dan melaksanakan GPM, Mendag Zulkifli Hasan juga memberikan Bantuan Pangan secara simbolis kepada 20 KPM. Diharapkan dengan adanya program dimaksud dapat menjaga daya bek masyarakat dan membantu masyarakat berpendapatan rendah untuk memenuhi kebutuhan pangannya.

BACA JUGA:  Danbrigif 4 Marinir/BS Laksanakan Kunker di PT DRU

“Mudah-mudahan program ini dapat terus dilanjutkan. Dookan saja APBN kita mendukung. Saya minta bantuan kepada Bupati/Walikota, TNI, Kepolisian dan jajarannya, Bulog, sekahgus dukungan Dinas Perdagangan dan Dinas Pangan untuk bersinergi memenuhi permintaan beras di wilayahnya masing-masing dengan sebaik-baiknya. Kerja cepat jangan bertele-tele agar harga beras stabil,” ungkap Mendag Zulkifii Hasan.

Mendag Zulkifli Hasan menambahkan, Pemerintah ingin agar masyarakat tetap tenang mengingat stok sembako tersedia dan cukup. “Ini maunya Pemerintah. Untuk itu, Kemendag bersama Bulog dan Bapanas diminta Presiden ke Sulowesi Selatan, Papua, dan Nusa Tenggara Timur untuk memantau perkembangan harga dan ketersediaan pasokan beras. Tadi pagi Presiden juga sudah melakukan hal yang sama di Jakarta. Jangan sampai Presiden sudah bekerja habis-habisan, tetapi kata santa: dan tidak waspada. Jadi saya minta seluruh aparatur Pemerintah Pusat dan Doerah membantu melayani masyarakat dengan memastikan beras selalu tersedia,” urai Mendag Zulkfili Hasan.

BACA JUGA:  Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif Justice Atas Nama Suhaebah

Berdasarkan pantauan hari ini di Pasar Natar, tercatat harga komoditas yang stabil dibandingkan munggu lalu antara lain beras medium Rp11.500/kg, beras premium Rp14.000/kg, gula pasir Rp14.000/kg, minyak goreng curah Rp13.500/liter, minyak goreng kemasan Rp15.000/iiter, Minyakuta Rp14.000/liter, tepung tengu Rp12.500/kg, daging sapi Rp130.000/kg, daging ayam ras Rp35.000/kg, cabe merah keriting Rp28.000/kg, cabe rawit merah Rp28.000/kg, serta bawang merah Rp18.000/kg.

Sedangkan harga komoditas yang turun dibandingkan minggu lalu, misalnya telur ayam ras Rp26.000/kg dari Rp27.000/kg dan bawang putih Rp32.000/kg dari Rp35.000/kg.

Mendag Zulkifli Hasan menuturkan, ada beberapa komoditas bapok di Pasar Natar terpantau mengalami penurunan. “Ada beberapa komoditas yang harganya menurun seperti cabai dan bawang putih. Kasian petaninya. Telur juga saat ini harganya Rp26.000/kg,” pungkas Mendag Zullufii Hasan.