Lapas Kelas IIB Tanjungpandan Gelar Pelatihan Mitigasi Bencana Kebakaran Untuk Tingkatkan Kesiagaan Petugas

# Dilihat: 207 pengunjung

Betiklampung.com (SMSI), Pangkalpinang —

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjungpandan Kanwil Kemenkumham Babel menggelar pelatihan dan sosialisasi penanggulangan bencana Kebakaran pada, Jumat (05/07)

Pelaksanaan pelatihan ini bekerjasama dengan Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belitung yang memiliki tugas dan fungsi khusus dalam penanggulangan Bencana dan kebakaran.

Kalapas Kelas IIB Tanjungpandan, Gowim Mahali mengatakan, pelatihan dimulai dengan materi yang membahas penyebab terjadinya kebakaran dan jenis-jenis alat pemadam. Dilanjutkan dengan penanganan dan penggunaan peralatan pendukung serta praktik pemadaman api secara langsung.

BACA JUGA:  Tim Satops Patnal Lapas Kelas I Bandarlampung Kembali Geledah Kamar Hunian

“Pada kesempatan ini, kami menyampaikan informasi tentang penyebab terjadinya kebakaran dan cara mengatasinya. Selain itu, kami juga memperkenalkan berbagai macam alat pemadam dan fungsinya. Namun, yang paling penting saat menghadapi bencana seperti kebakaran adalah tetap tenang dan tidak panik,” ungkap Kasi Rehab dan Rekonstruksi BPBD Belitung Haruzi.

Setelah mendapatkan Materi, kegiatan dilanjutkan dengan Praktik Pemadaman api. Kalapas menjadi orang pertama yang memperagakan cara pemadaman api secara tradisional menggunakan Kain Basah. Selanjutnya diikuti oleh Petugas dan Perwakilan Warga Binaan.

BACA JUGA:  Keren! Mahasiswa Itera Ciptakan Alat Terapi Kognitif Siswa Tunarungu Berbasis Game Pump It-Up

Dalam sambutannya, Kepala Lapas Gowim Mahali menjelaskan, Pelatihan ini bertujuan membentuk kesiapsiagaan petugas Lapas Tanjungpandan dalam menghadapi kemungkinan terjadinya kebakaran dan memahami cara penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Kegiatan ini juga sebagai langkah deteksi dini untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban yang disebabkan oleh bencana non-alam, seperti kebakaran.

“Melalui sinergi bersama BPBD Belitung diharapkan menambah pengetahuan dan pengalaman petugas kami dalam menanggulangi bencana kebakaran, baik api kecil maupun api besar. Hal ini juga sebagai antisipasi dan deteksi dini terhadap potensi hal hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.