Kalapas Meita Eriza Beri Arahan Kepada Pegawai Lapas Perempuan Pangkalpinang

283 views

Betiklampung.com, Pangkalpinang –

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Perempuan Pangkalpinang, Meita Eriza berikan arahan kepada seluruh Pegawai dalam kegiatan pengarahan rutin, bertempat di Aula Lapas Perempuan Pangkalpinang yang digelar pada hari Selasa (17/12).

Dalam kesempatan tersebut, beliau menekankan empat poin utama, yakni kedisiplinan, keamanan, rasa syukur, serta larangan keras terhadap praktik pungutan liar (pungli).

Dalam arahannya, Kalapas menegaskan bahwa kedisiplinan merupakan kunci utama untuk menciptakan lingkungan kerja yang profesional dan harmonis. Seluruh Pegawai diharapkan dapat menjalankan tugas sesuai dengan aturan yang berlaku serta memegang teguh integritas sebagai Aparatur Negara.

BACA JUGA:  Danrem 043/Gatam Beri Apresiasi Pelestarian Adat Tradisi Budaya Lampung

“Kedisiplinan adalah fondasi yang harus kita pegang. Jika kita disiplin, maka tugas kita sebagai petugas pemasyarakatan akan berjalan dengan baik dan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya menjaga keamanan di lingkungan Lapas agar situasi tetap kondusif. Kalapas mengingatkan agar seluruh Pegawai senantiasa waspada dan mengikuti prosedur keamanan yang berlaku.

Tidak hanya itu, beliau mengajak seluruh jajarannya untuk senantiasa bersyukur dan menjunjung nilai-nilai positif dalam bekerja. Rasa syukur dinilai akan mendorong Pegawai bekerja lebih ikhlas dan penuh dedikasi.

BACA JUGA:  Usai Berusia Tiga Tahun, Lapas Perempuan Bandar Lampung Kembalikan Anak Bawaan Warga Binaan Kepada Keluarganya

Terkait pungutan liar (pungli), Meita memberikan peringatan tegas bahwa praktik tersebut tidak dapat ditoleransi dalam bentuk apapun. Beliau menegaskan bahwa siapapun yang terlibat dalam praktik pungli akan mendapatkan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Saya tegaskan, tidak ada ruang bagi praktik pungli di sini. Mari kita jaga kepercayaan masyarakat dengan bekerja secara jujur, transparan, dan profesional,” tegasnya.

Pada akhir kegiatan Meita juga memberikan hadiah kepada Pegawai yang berulang tahun di bulan Desember. Tradisi ini telah menjadi bagian dari budaya Lapas Perempuan Pangkalpinang sebagai upaya untuk mempererat kebersamaan dan membangun suasana kerja yang harmonis.