Betiklampung.com, Pangkalpinang —
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Pangkalpinang lakukan koordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pangkalpinang untuk membahas pelaksanaan program rehabilitasi di Lapas Perempuan Pangkalpinang. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, (08/01/2024) di kantor BNN Kota Pangkalpinang.
Koordinasi ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama antara Lapas Perempuan Pangkalpinang dan BNN Kota Pangkalpinang dalam upaya mengatasi permasalahan narkotika di kalangan Warga Binaan. Selain itu, kegiatan ini juga diadakan untuk mengidentifikasi kebutuhan dan tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan program rehabilitasi, serta menyusun rencana kerja bersama guna mendukung keberhasilan program tersebut.
Kepala Lapas (Kalapas) Perempuan Pangkalpinang, Meita Eriza, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memastikan Warga Binaan mendapatkan rehabilitasi yang tepat.

“Program rehabilitasi ini penting untuk memberikan kesempatan kedua bagi Warga Binaan agar dapat kembali ke masyarakat dengan lebih baik. Dengan dukungan dari BNN, kami berharap pelaksanaan program ini bisa lebih maksimal,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BNN Kota Pangkalpinang, Basani Sagala, mengapresiasi langkah Lapas Perempuan Pangkalpinang dalam menjalin kerja sama ini. “Rehabilitasi adalah salah satu upaya utama dalam memutus mata rantai penyalahgunaan narkoba. Sinergi dengan pihak Lapas akan memperkuat efektivitas program yang kami jalankan,” ungkapnya.
Hasil dari koordinasi ini diharapkan dapat segera diimplementasikan untuk menciptakan lingkungan Lapas yang lebih kondusif dan mendukung proses rehabilitasi. Dengan adanya kolaborasi ini, Lapas Perempuan Pangkalpinang dan BNN Kota Pangkalpinang berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam upaya pencegahan dan penanggulangan masalah narkotika, serta memberikan harapan baru bagi warga binaan untuk masa depan yang lebih baik.

