Pelindo Regional 2 Panjang Lakukan Normalisasi Drainase Sebagai Upaya Antisipasi Banjir

412 views

Betiklampung.com, Lampung —

Curah hujan yang tinggi pada belakangan ini dan pas dibarengi dengan pasangnya air laut di wilayah sekitar Panjang. Pelindo Regional 2 Panjang tetap komitmen berkelanjutan menindaklanjuti empat point langkah kesepahaman dengan Kecamatan Panjang dalam mengatasi permasalahan genangan air akibat tingginya Curah hujan disekitar Wilayah Panjang bersama dengan Kecamatan Panjang dan Pemerintah Kota Bandar Lampung yang disepakati pada awal tahun 2024.

Pelindo Regional 2 Panjang melakukan normalisasi drainase diarea Pelabuhan Regional 2 Panjang. 4 point kesepahaman dimaksud adalah :

1. Normalisasi saluran air dengan pengerukan sendimentasi drainase Jl. Soekarno-Hatta sisi timur atau hulu pelabuhan sampai simpang Tugu Pengantin.

2. Pembersihan sampah dan pembuatan grease trap drainase Jl. Soekarno-Hatta.

3. Untuk mencegah sampah dan pencemaran ke area pelabuhan dan kolam, saluran-saluran air dari luar perlu diminimalisir agar tak masuk pelabuhan.

BACA JUGA:  Tingkatkan Pembinaan Kerohanian, Rutan Kelas IIB Sukadana Melaksanakan Pengajian Rutin Bagi WBP

4. Pembersihan sampah untuk memaksimalkan resapan air sepanjang rel dan tembok pelabuhan.

Sampai dengan triwulan pertama tahun 2024, keempat point kesepahaman telah selesai ditindaklanjuti oleh Pelindo Regional 2 Panjang dimana komitmen ini juga dilanjutkan dengan rencana yang akan dilakukan dalam mengantisipasi banjir yang kerap terjadi di sekitar Area Pelabuhan Panjang Bandar Lampung yakni dengan menambah manhole/lubang drainase di sepanjang Jalan Yos Sudaro untuk percepatan penyerapan limpahan air yg meluap ke jalan.

Senada dengan yang disampaikan Jr. Manager Fasilitas Regional 2 Panjang menyatakan bahwa Pelindo Regional 2 Panjang mempunyai komitmen yang serius dalam hal penanganan bencana dan sejenisnya bagi warga sekitar, terutama penanganan masalah banjir yang saat ini sedang dialami warga sekitar Kecamatan Panjang.

Menurutnya, pada musim penghujan seperti saat ini konsentrasi kami dalam hal penanganan dampak curah hujan kami fokuskan pembenahan drainase yang sebetulnya telah kami lakukan pada triwulan pertama 2024 dengan cara pembersihan sedimentasi dan pemasangan jaring sampah disepanjang jalan Dokter Agus sampai dengan simpang Tugu Pengantin Teluk Ambon.”

BACA JUGA:  Sinergi Pembangunan Berkelanjutan, Kakanwil Dodot Adikoeswanto Hadiri Upacara Puncak Hantaru 2024

Selain itu, secara terpisah sebagai wujud keperdulian terhadap warga sekitar yang terdampak banjir Pelindo Regional 2 Panjang juga telah menyalurkan bantuan kepada warga disekitar Kecamatan Panjang pada penghujung 2024 melalui program TJSL berupa paket sembako dan bantuan lainnya bagi warga yang mengalami musibah terdampak banjir besar akibat curah hujan yang tinggi dan pasang laut naik beberapa waktu lalu.

Dimana hal tersebut juga merupakan partisipasi aktif dari Kementerian BUMN untuk melakukan aksi aksi sosial terutama dilingkungan sekitar dan terus berupaya aktif untuk mengurai permasalahan serta meningkatkan aksi pencegahan dan penanganan genangan air/banjir yang terjadi di sepanjang wilayah kerja Pelindo Regional 2 Panjang secara bersama dengan stakeholder serta pihak terkait. Dengan adanya statement penutupan drainase oleh kami adalah tidak benar adanya.

BACA JUGA:  Lapas Muara Enim Hadiri Rapat Koordinasi Pengembangan dan Pembinaan Bersama BNNK

Pelindo Reg 2 Panjang akan terus komit bersama stakeholder untuk mengatasi genangan banjir pada saat curah hujan yang tinggi dan tindak lanjut pembersihan dan perbaikan saluran drainase yang tersumbat oleh sampah dan lainnya.