Kolaborasi Bersama Forkom P4GN, Kakanwil Ditjenpas Jawa Barat Berkomitmen Berantas Narkotika

325 views

Betiklampung.com, Bandung —

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, Kusnali, menghadiri Kegiatan Forum Komunikasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) pada Senin (17/02/2025). Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Barat, membahas tentang permasalahan narkoba prioritas untuk segera ditangani.

Turut Hadir dalam forum, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Barat, Brigjen Pol. M. Arief Ramdhani, Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, Tuti Turimayanti, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Barat, Asep Sutandar, Direktur Reserse Narkoba Polda Jawa Barat, Kombespol. Johanes R. Manalu, Wadanpomdam III Siliwangi, Letkol (CPM) Hendra Andrias Siray, Kepala Bidang Penindakan & Penyidikan Kanwil DJBC Jawa Barat, Tri Edi.

BACA JUGA:  FISIP Tuan Rumah Pelantikan Pengurus Aspikom Wilayah Lampung 2024-2027

Forkom P4GN menjadi wadah dalam membangun kordinasi dan kolaborasi para pemangku kepentingan untuk melaksanakan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika khususnya di Wilayah Provinsi Jawa Barat. “Dengan penguatan kolaborasi, mari bersama kita berantas narkoba,” ujar Brigjen Pol M. Arief Ramdhani dalam sambutannya.

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat dalam mendukung poin pertama dari 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yaitu memberantas peredaran narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus di Lapas dan Rutan, telah melaksanakan klasifikasi dan pemetaan kepada narapidana kasus narkoba dengan kategori highrisk di seluruh UPT Pemasyarakatan se-Jawa Barat serta sebagian besar telah dipindahkan ke Lapas Super Maksimum Security di Nusakambangan.

BACA JUGA:  Tim Subdit Intelijen Ditjenpas Lakukan Kunjungan ke Rutan Kelas IIB Padang

“Ada beberapa langkah yang telah kami lakukan, ada salah satu program yaitu pemetaan narapidana yang termasuk kategori highrisk. Sudah kami lakukan assesmen dan sebagian sudah kami pindahkan ke Lapas Super Maksimum Security di Nusakambangan,” tutur Kakanwil Kusnali dalam diskusi Forkom P4GN.

Diskusi dilanjutkan dengan sesi pengenalan institusi/lembaga dan kendala di lapangan untuk diselesaikan bersama. Diharapkan dengan adanya Forkom P4GN, semakin memudahkan kordinasi dan menguatkan kolaborasi dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika.