Komitmen Tingkatkan Kinerja Pemasyarkatan, Kalapas Muara Enim Dan Jajaran Ikuti Pengarahan Dari DIRJENPAS

285 views

Betiklampung.com, Muara Enim –

Kepala Lapas Muara Enim dan jajaran ikuti kegiatan Pengarahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) secara virtual yang dilaksanakan pada Senin (14/07/25).

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran pemasyarakatan di seluruh Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola layanan pemasyarakatan yang lebih baik, akuntabel, dan berintegritas.

Pengarahan tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Drs. Mashudi yang membahas sejumlah isu strategis, antara lain evaluasi dan penguatan kerja sama dengan vendor penyedia Bahan Makanan (BAMA), optimalisasi program pembinaan bagi Warga Binaan serta persiapan teknis dan administratif dalam menghadapi momen penting pemberian remisi umum pada peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 2025, termasuk remisi dasawarsa.

BACA JUGA:  KPw BI Provinsi Lampung Bersinergi Mendorong Penguatan Kerjasama Antar Daerah Antara Metro – DKI Jakarta

Kalapas muara Enim, Mukhlisin Fardi menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi arahan penting bagi seluruh jajaran untuk terus menjaga kualitas pelayanan serta memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku.

“Kami menyambut baik pengarahan dari Bapak Dirjenpas sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas. Terutama dalam pengawasan distribusi BAMA, pelaksanaan pembinaan yang produktif dan berkelanjutan, serta kesiapan data dan administrasi untuk pemberian remisi bagi warga Binaan ,” ujar Mukhlisin

BACA JUGA:  Mirza-Jihan Hadiri Gebyar UMKM Se-Lampung 2024 Untuk Beri Dukungan Agar Dapat Meningkatkan Kualitas dan Berdaya Saing Tinggi

Lapas muara Enim berkomitmen untuk menindaklanjuti seluruh arahan dan instruksi yang disampaikan demi terciptanya pemasyarakatan yang humanis dan profesional.

Kegiatan ini juga menjadi momen refleksi untuk memperkuat sinergi antar unit pelaksana teknis (UPT) dalam membangun sistem pemasyarakatan yang adaptif dan responsif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat serta warga binaan.