Pemprov Lampung Komitmen Wujudkan APBD 2026 yang Efektif dan Efisien, untuk Pembangunan Berkelanjutan

1,207 views

Bandar Lampung – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan jawaban atas Pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Provinsi Lampung mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung Lanjutan Pembicaraan Tingkat I, di Ruang Sidang Paripurna, Jumat (22/8/2025).

Dalam sambutannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal mengapresiasi pandangan, saran, dan kritik konstruktif yang disampaikan enam fraksi DPRD, yakni Gerindra, PDI Perjuangan, Golkar, Kebangkitan Bangsa, Demokrat, dan PKS.
Menurutnya, berbagai masukan tersebut mencerminkan komitmen DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan dan perencanaan yang produktif demi peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah.

BACA JUGA:  Gubernur Arinal Tutup MTQ Tingkat Provinsi Lampung ke- 50 Tahun 2023, Kota Bandar Lampung Raih Juara Umum

“Kami meyakini seluruh masukan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam mewujudkan perencanaan anggaran yang efektif, efisien, akuntabel, serta berpihak pada kepentingan rakyat,” ujar Gubernur Mirza.

Gubernur Mirza menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan terus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), meningkatkan kinerja pengelolaan kekayaan daerah, memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat terkait Dana Transfer ke Daerah (TKD), serta menjalin kerja sama pemanfaatan aset dan potensi daerah lainnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya evaluasi dan pembenahan sumber-sumber pendapatan yang belum optimal untuk mencegah kebocoran serta meningkatkan kualitas perencanaan pendapatan secara berkelanjutan.

BACA JUGA:  Pansus DPRD: Temuan BPK Bukan untuk Menyalahkan, tapi Dibenahi

Di sisi belanja daerah, pemerintah akan mengedepankan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dengan memperhatikan prioritas pembangunan yang tertuang dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026. Fokus utama diarahkan pada percepatan pemulihan ekonomi, penguatan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta reformasi birokrasi dan digitalisasi pelayanan publik.

“Kami ingin memastikan belanja daerah dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, memperkuat infrastruktur konektivitas, mendukung sektor pertanian, serta meningkatkan layanan publik secara merata,” tegasnya.

Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar menyampaikan bahwa pembahasan Raperda APBD 2026 akan dilanjutkan pada tingkat komisi mulai 22–28 Agustus 2025. Selanjutnya, rapat paripurna tingkat II yang memuat laporan Badan Anggaran, penandatanganan persetujuan bersama, dan sambutan Gubernur Lampung akan dilaksanakan pada 29 Agustus 2025.

BACA JUGA:  DPRD Lampung Minta Bapenda Optimalkan Pendapatan

Dengan sinergi antara eksekutif dan legislatif, Pemerintah Provinsi Lampung optimistis penyusunan APBD 2026 dapat diselesaikan tepat waktu sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan mampu mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
(kmf)