Betiklampung.com, Bandarlampung –
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas I Bandar Lampung, Ike Rahmawati, meninjau langsung pelaksanaan hari terakhir Pelatihan Pembuatan Roti dalam rangkaian program Akademi PASSAI (Program Pendidikan Paket A, B, C dan Pelatihan Vokasi Bersertifikasi).
Kegiatan yang digelar di aula pelatihan kerja Lapas ini menandai berakhirnya modul pelatihan vokasi pertama yang diselenggarakan bekerja sama dengan LPK Teladan Sahabat.
Dalam kunjungannya, Kalapas tampak antusias menyaksikan para warga binaan peserta pelatihan dengan cekatan mempraktikkan keterampilan yang telah mereka pelajari selama beberapa hari terakhir, mulai dari proses pengadonan, fermentasi, pembentukan adonan, hingga pengovenan roti. Aroma roti yang baru keluar dari oven memenuhi ruangan, menjadi bukti nyata dari kerja keras dan konsistensi peserta.
Kalapas Ike Rahmawati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh instruktur dari LPK Teladan Sahabat yang telah memberikan dedikasi, kesabaran, dan ilmu secara profesional selama pelatihan berlangsung.
“Saya sangat mengapresiasi upaya maksimal yang diberikan oleh para instruktur. Dengan metode yang terstruktur, pembelajaran yang humanis, dan komitmen tinggi, mereka berhasil membimbing Warga Binaan dengan luar biasa. Ini bukan sekadar pelatihan, tapi proses pemulihan yang bermakna,” ujarnya.
Kalapas menekankan bahwa pelatihan vokasi seperti pembuatan roti merupakan bagian penting dari strategi pembinaan berbasis kemandirian. “Kami ingin Warga Binaan tidak hanya selesai masa hukuman, tapi benar-benar siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang produktif. Dengan sertifikat kompetensi yang diakui secara nasional, mereka punya bekal nyata untuk membuka usaha atau melamar pekerjaan,” tutur Kalapas Rajabasa.

