Betiklampung.com, Bandarlampung —
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung, Jalu Yuswa Panjang, secara resmi membuka Prisound Festival, ajang lomba band antar warga binaan se-Lampung yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, pada Sabtu (23/8/2025) di Rutan Kelas I Bandar Lampung.
Kegiatan ini sekaligus menjadi penutup dari rangkaian perlombaan olahraga dan seni yang telah berlangsung sejak beberapa hari sebelumnya. Dalam sambutannya, Kakanwil menyampaikan bahwa Prisound Festival merupakan wadah kreatif dan positif bagi warga binaan untuk menyalurkan bakat seni musik, sekaligus sarana pembinaan mental yang mendukung proses pembinaan kemandirian.

Perlombaan diawali dengan doa bersama, kemudian ditandai secara simbolis dengan penabuhan drum oleh Kakanwil Ditjenpas Lampung sebagai tanda dimulainya kompetisi. Untuk menjaga objektivitas, panitia menghadirkan dewan juri dari personel band Polda Lampung dan Ditjenpas Lampung.
Peserta lomba merupakan perwakilan warga binaan dari berbagai Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di Lampung. Penampilan pertama dibuka oleh warga binaan Lapas Perempuan Bandar Lampung, dilanjutkan oleh Rutan Kelas I Bandar Lampung, Lapas Kelas IIA Narkotika Bandar Lampung, Lapas Kelas | Bandar Lampung, Lapas Kelas IIA Kalianda, Rutan Kelas IIB Kotabumi, dan ditutup oleh Rutan Kelas IIB Kota Agung.

Tidak hanya itu, pegawai Rutan Kelas I Bandar Lampung turut menyuguhkan penampilan musik dengan membawakan lagu dari band Kotak sebagai hiburan tambahan. Penampilan ini menjadi bentuk dukungan moril bagi para peserta dan menambah semarak suasana festival.
Sebagai penutup kegiatan, Kakanwil menyerahkan piala penghargaan kepada para pemenang dari cabang lomba voli, mini soccer, badminton, serta lomba band antar warga binaan. Acara kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama antara pimpinan, juri, petugas, dan peserta lomba sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan partisipasi seluruh pihak. Prisound Festival tahun ini berjalan sukses dengan antusiasme tinggi dari warga binaan maupun petugas.

