Warga Binaan Lapas Metro Antusias Ikuti Kejar Paket A, B, dan C Bersama SKB Kota Metro

301 views

Betiklampung.com, Metro —

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Metro terus berkomitmen memberikan hak pendidikan kepada Warga Binaan melalui program pembelajaran Kejar Paket A, B, dan C. Program ini merupakan hasil kerja sama dengan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Metro yang telah ditandatangani sebelumnya. Pada Kamis, (28/8/2025), kegiatan pembelajaran difokuskan pada materi Sejarah dan Pahlawan Nasional Indonesia.

Kegiatan ini berlangsung di Aula Umum Usman Pokok Ratoe dengan suasana penuh semangat. Para Warga Binaan mengikuti proses pembelajaran dengan serius dan menunjukkan antusiasme tinggi. Melalui kegiatan ini, Lapas Metro berupaya memastikan bahwa setiap Warga Binaan mendapatkan kesempatan yang sama untuk menimba ilmu, sekalipun sedang menjalani masa pidana.

Kepala Lapas Kelas IIA Metro, Tunggul Buono, menyampaikan bahwa program Kejar Paket merupakan salah satu bentuk nyata implementasi dari konsep pemasyarakatan yang menekankan pada aspek pembinaan.

“Pendidikan adalah hak setiap warga negara, termasuk Warga Binaan. Melalui Kejar Paket A, B, dan C, kami ingin memberikan kesempatan yang adil agar mereka tetap bisa belajar, menambah wawasan, serta mempersiapkan diri untuk kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti,” ujar Tunggul.

BACA JUGA:  Lapas Kotabumi Terima Kunjungan Ketua Komisi I DPRD Lampung Utara

Menurut Tunggul, pembelajaran mengenai Sejarah dan Pahlawan Nasional Indonesia memiliki nilai penting dalam membentuk kesadaran nasionalisme dan karakter kebangsaan. Ia menekankan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada pengetahuan akademis semata, tetapi juga pada penanaman nilai moral, etika, dan rasa cinta tanah air.

“Dengan memahami perjuangan para pahlawan, Warga Binaan diharapkan dapat meneladani semangat juang, integritas, serta sikap pantang menyerah dalam menghadapi tantangan hidup. Ini juga menjadi motivasi bagi mereka untuk tidak menyerah pada keadaan dan terus memperbaiki diri,” tambahnya.

Pelaksanaan kegiatan pembelajaran ini tidak hanya diisi dengan penyampaian materi, tetapi juga interaksi aktif antara pengajar dari SKB Kota Metro dan para peserta. Metode yang digunakan meliputi diskusi kelompok dan tanya jawab. Dengan cara ini, Warga Binaan tidak sekadar menerima informasi, tetapi juga diajak untuk berpikir kritis, memahami konteks sejarah, serta mengambil pelajaran dari perjalanan bangsa.

BACA JUGA:  Lapas Rajabasa Melaksanakan Razia Hunian dan Tes Urine Kepada WBP

Salah satu Warga Binaan peserta program Kejar Paket mengungkapkan rasa syukurnya bisa mengikuti kegiatan ini. “Saya merasa sangat terbantu dengan adanya program Kejar Paket ini. Meski sedang berada di dalam Lapas, saya masih punya kesempatan untuk belajar. Materi tentang sejarah dan pahlawan membuat saya sadar bahwa perjuangan itu harus terus dilakukan, termasuk perjuangan untuk memperbaiki diri,” ujarnya dengan penuh semangat.

Lebih lanjut, Warga Binaan tersebut menuturkan bahwa pendidikan yang ia terima di Lapas Metro memberikan motivasi baru untuk tidak menyia-nyiakan waktu selama menjalani masa pidana. Ia menegaskan bahwa belajar di dalam Lapas adalah bekal penting untuk hidup yang lebih baik setelah bebas nanti. “Saya ingin membuktikan bahwa saya bisa berubah. Dengan belajar, saya punya harapan baru, dan saya yakin masyarakat bisa menerima saya kembali,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Tinjau Pelayanan Kesehatan, Staff Ahli Menteri Bidang Sosial Kemenkumham RI Kunjungi Lapas Kelas I Bandar Lampung

Kegiatan pembelajaran Kejar Paket A, B, dan C ini rutin dilaksanakan dengan materi yang bervariasi sesuai kurikulum. Adapun kerja sama dengan SKB Kota Metro memberikan jaminan bahwa kualitas pembelajaran tetap terjaga sesuai standar pendidikan nasional. Kehadiran pengajar yang profesional menjadikan suasana kelas lebih hidup dan interaktif, sehingga Warga Binaan dapat merasakan pengalaman belajar yang sesungguhnya.