Pembinaan Kemandirian Terus Ditingkatkan, Lapas Metro Dapat Apresiasi dari Ditjen Pemasyarakatan

233 views

Betiklampung.com, Metro —

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Metro kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan bagi Warga Binaan. Hal ini dibuktikan dengan kunjungan tim dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) yang melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan pembinaan kemandirian di Lapas Metro, dimana tim mengapresiasi kegiatan pembinaan yang dilakukan. Senin (20/10/2025).

Kunjungan ini dipimpin oleh Pj. Kegiatan Kerja Produksi dan Pemberdayaan Ekonomi Narapidana, Agus Setiawan, yang datang bersama tim Ditjenpas untuk melihat langsung berbagai kegiatan kerja dan pemberdayaan ekonomi yang dijalankan oleh Warga Binaan.

Tim melakukan serangkaian peninjauan lapangan ke beberapa unit kegiatan produktif yang ada di Lapas Metro, mulai dari area roasting kopi, pembuatan tapis khas Lampung, hingga budidaya lele. Selain itu, tim juga menyempatkan diri untuk mengunjungi booth penjualan es kopi di area kunjungan Lapas serta melihat aktivitas di lokasi pangkas rambut, yang semuanya dikelola secara mandiri oleh Warga Binaan di bawah bimbingan petugas pembinaan.

BACA JUGA:  Purna Tugas Penuh Kenangan, Kepala Rutan Sukadana Lepas Satu Pegawai Purna bakti

Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Silahuddin, yang mewakili Kepala Lapas dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa tim Ditjenpas memberikan apresiasi atas upaya serius yang dilakukan Lapas Metro dalam mengembangkan potensi Warga Binaan. Menurutnya, pembinaan kemandirian bukan hanya memberikan keterampilan praktis, tetapi juga membangun rasa percaya diri dan kesiapan untuk kembali ke masyarakat.

“Tim mengapresiasi upaya yang dilakukan Lapas Metro dalam melakukan pembinaan kemandirian kepada Warga Binaan sehingga sukses menghasilkan produk yang bernilai jual dan diminati masyarakat. Salah satunya ialah PAS Coffee, yang kini telah merambah ke berbagai supermarket di Kota Metro dan Lampung Tengah,” kata Silahuddin.

BACA JUGA:  Nostalgia, Dirbimkemas Ditjenpas Kemenkumham RI Apresiasi Layanan dan Program Pembinaan Andikpas LPKA Kelas I Palembang

Sementara itu, Kepala Lapas Metro, Tunggul Buono, dalam keterangannya menyampaikan bahwa pembinaan kemandirian menjadi salah satu fokus utama dalam upaya mewujudkan tujuan Pemasyarakatan.

“Melalui kegiatan kerja seperti ini, kami ingin memastikan bahwa Warga Binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga mendapatkan bekal keterampilan yang bermanfaat. Kami ingin mereka bisa mandiri dan produktif ketika bebas nanti,” ujar Tunggul.

Lebih lanjut, Tunggul menjelaskan bahwa seluruh kegiatan pembinaan kemandirian di Lapas Metro berjalan dengan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, tanggung jawab, dan perubahan perilaku.

“Pembinaan ini bukan sekadar rutinitas, tapi bentuk nyata dari transformasi Pemasyarakatan. Kami ingin Lapas Metro menjadi tempat pembelajaran dan pemberdayaan, bukan sekadar tempat menjalani hukuman,” tambahnya.

Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih atas kunjungan dan dukungan yang diberikan oleh tim Ditjenpas. Menurutnya, kegiatan monitoring dan evaluasi seperti ini menjadi kesempatan penting untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan pembinaan di lapas.

BACA JUGA:  Pastikan Hak Kesehatan Terpenuhi, Klinik Pratama Lapas Cibinong Berikan Layanan Medis Optimal Bagi Warga Binaan

“Kami berterima kasih atas perhatian dan bimbingan dari Ditjenpas. Tentu masukan yang diberikan akan menjadi bahan evaluasi untuk kami terus berbenah dan terus meningkatkan mutu pembinaan ke arah yang lebih baik,” tutup Tunggul.