Cibinong — Dalam pengembangan dan peningkatan pengelolaan dapur sehat, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong menerima kunjungan studi tiru dari Lapas Kelas IIA Bogor yang difokuskan pada Dapur Sahabat Lapas Cibinong yang telah menerapkan standar dapur sehat serta mengantongi sertifikat laik higiene dan halal pada, Jumat (23/1/2026)
Rombongan Lapas Bogor disambut langsung oleh jajaran Lapas Cibinong dan diajak meninjau secara langsung proses pengelolaan Dapur Sahabat. Dalam kesempatan tersebut, peserta studi tiru memperoleh pemaparan menyeluruh mengenai alur pengolahan makanan, sistem manajemen dapur, pengawasan kebersihan, hingga mekanisme distribusi makanan bagi warga binaan.

Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putranto, menyampaikan bahwa kegiatan studi tiru ini merupakan wujud sinergi antar Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan dalam meningkatkan kualitas layanan dasar, khususnya pemenuhan hak pangan warga binaan.
“Kami menyambut baik kunjungan studi tiru dari Lapas Bogor. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat saling berbagi praktik baik dalam pengelolaan dapur sehat, sehingga pelayanan pemenuhan hak dasar warga binaan dapat semakin optimal dan sesuai standar,” ujar Wisnu.
Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik) Lapas Kelas IIA Bogor, Lukman Viky, mengapresiasi keterbukaan serta pendampingan yang diberikan oleh Lapas Cibinong selama pelaksanaan kegiatan.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai referensi dalam pengembangan dapur sehat di Lapas Bogor. Banyak hal teknis dan manajerial yang kami pelajari, khususnya terkait penerapan kebersihan, pengolahan makanan sehat, serta sistem pengawasan dapur yang berkelanjutan,” ungkap Lukman.
Melalui studi tiru ini, diharapkan Lapas Bogor dapat mengimplementasikan sistem pengelolaan dapur sehat yang lebih baik dan berkelanjutan. Kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen pemasyarakatan dalam memberikan layanan yang layak, sehat, dan bermartabat bagi warga binaan.

