Kesetaraan Pendidikan jadi Andalan, Lapas Brebes Konsisten Membina Warga Binaan

239 views

Brebes — Transformasi pemasyarakatan tidak hanya berbicara soal pengamanan, tetapi juga tentang membuka akses pendidikan. Hal itu diwujudkan Lapas Kelas IIB Brebes yang terus perkuat komitmen dalam menghadirkan pembinaan yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia warga binaan melalui program pendidikan kesetaraan bekerja sama dengan PKBM Sakila Kerti Kota Tegal pada, Sabtu (24/01).

Kerja sama tersebut telah berjalan sejak Agustus 2024 dan menjadi bagian dari implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), khususnya dalam Pendidikan Kesetaraan bagi narapidana dan anak binaan.

Melalui program pendidikan kesetaraan ini, Lapas Brebes memfasilitasi pembelajaran Paket A, Paket B, dan Paket C yang setara dengan pendidikan formal tingkat SD, SMP, dan SMA. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara rutin setiap Sabtu pagi di dalam lingkungan Lapas dengan pendampingan tenaga pendidik dari PKBM Sakila Kerti.

BACA JUGA:  Jasa Raharja Gelar Pelatihan Untuk Turunkan Fatalitas Korban Kecelakaan

Program tersebut telah menunjukkan hasil nyata. Sejumlah narapidana tercatat telah dinyatakan lulus pendidikan kejar paket, menandai keberhasilan pembinaan berbasis pendidikan yang dijalankan secara konsisten dan terukur.

Kepala Lapas Brebes, Gowim Mahali, menegaskan bahwa pendidikan kesetaraan merupakan instrumen penting dalam proses pemasyarakatan. “Pendidikan kesetaraan bukan kegiatan tambahan, tetapi bagian dari kebijakan pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan.

Kerja sama yang telah lama kami jalin ini memastikan Warga Binaan tetap memperoleh hak pendidikan sebagai bekal untuk kembali dan berkontribusi positif di tengah masyarakat. Program ini sejalan dengan 15 Program Aksi Kemenimipas yang memiliki dampak langsung,” ujar Kalapas Gowim Mahali.

BACA JUGA:  Karutan Kotabumi Gelar Coffee Morning Bersama Pejabat Struktural Untuk Tingkatkan Kinerja

Sementara itu, perwakilan tenaga pendidik PKBM Sakila Kerti Kota Tegal, Yuni Wulandari menyampaikan bahwa antusiasme Warga Binaan dalam mengikuti pembelajaran cukup tinggi. Menurutnya, dukungan Lapas Brebes menjadi faktor penting keberlanjutan program pendidikan kesetaraan di dalam lapas.

“Alhamdulillah, program ini telah meluluskan peserta pendidikan kejar paket. Kami berharap capaian ini dapat membuka peluang yang lebih luas bagi Warga Binaan setelah selesai menjalani masa pidana,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Pastikan Lingkungan Aman dan Kondusif, Kalapas Menyapa Langsung Warga Binaan di Blok Hunian Lapas Kelas I Bandar Lampung

Melalui penyelenggaraan pendidikan kesetaraan yang berkelanjutan, Lapas Brebes menegaskan transformasi fungsi pemasyarakatan tidak hanya sebagai tempat pembinaan, tetapi juga sebagai ruang edukasi yang memberi harapan dan masa depan lebih baik bagi warga binaan.