PIPAS Lampung Angkat Pesona Daerah Dalam Pertemuan Rutin Paguyuban yang Digelar di Lapas Kelas IIA Kotabumi

298 views

Kotabumi — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabumi menjadi tuan rumah Pertemuan Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Daerah Lampung yang mengusung tema “Pesona Lampung: Seribu Cerita, Rasa, dan Wisata”. Kegiatan penuh kebersamaan sebagai wujud penguatan silaturahmi antaranggota PIPAS se-Provinsi Lampung.

Pertemuan tersebut menampilkan kekayaan budaya Lampung melalui tari bedana kreasi dan beragam sajian kuliner khas daerah, pengenalan potensi wisata, serta nuansa adat yang mencerminkan identitas Bumi Ruwa Jurai. Tema yang diangkat menjadi sarana untuk memperkenalkan keunikan Lampung yang kaya akan cerita sejarah, cita rasa, serta keindahan wisata alam dan budaya.

BACA JUGA:  Jasa Raharja Gelar Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas di SMPN 1 Pesawaran

Ketua Pipas Cabang Lapas Kelas IIA Kotabumi , Senja Ayu dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa PIPAS memiliki peran strategis dalam mendukung tugas pemasyarakatan sekaligus menjadi wadah untuk mempererat kebersamaan.

“Melalui kegiatan PIPAS ini, kita tidak hanya memperkuat silaturahmi, tetapi juga turut melestarikan budaya daerah serta memperkenalkan potensi Lampung yang kaya akan cerita, rasa, dan wisata. Semoga kegiatan ini membawa manfaat dan inspirasi bagi seluruh anggota PIPAS,” ujar Senja.

BACA JUGA:  Jasa Raharja Lampung Telah Menyerahkan Dana Satunan Rp 31.6 Miliar Sejak Januari-Juni 2022

Lebih lanjut, kegiatan ini juga menjadi ajang bagi PIPAS untuk terus berkontribusi positif dalam kegiatan sosial dan organisasi, serta mendukung terwujudnya pemasyarakatan yang humanis dan berorientasi pada nilai kebersamaan.

Dengan terselenggaranya Pertemuan Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan Lampung di Lapas Kelas IIA Kotabumi, diharapkan sinergi dan soliditas antar anggota PIPAS semakin kuat, sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap kekayaan budaya dan potensi wisata Lampung sebagai bagian dari identitas daerah.