Banyuasin — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin melaksanakan penyembelihan hewan kurban dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Rabu (27/5), di Lapangan Lapas Kelas IIA Banyuasin mulai pukul 08.30 WIB.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk implementasi nilai keikhlasan, kepedulian sosial, serta penguatan pembinaan karakter berbasis keagamaan bagi warga binaan.
Pada pelaksanaan kurban tahun ini, Lapas Kelas IIA Banyuasin menyembelih sebanyak dua ekor sapi dan sembilan ekor kambing. Proses penyembelihan dilakukan oleh Ustaz Ridwan dari Pondok Pesantren Al-Fatah Betung, dibantu jajaran pegawai Lapas serta para santri Nurul Hidayah binaan Lapas Kelas IIA Banyuasin.
Keterlibatan para santri binaan dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan kepribadian berbasis keagamaan yang bertujuan menanamkan nilai spiritual, kebersamaan, tanggung jawab, dan makna pengorbanan dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin, Tetra Destorie, mengatakan kegiatan kurban bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga sarana pembinaan moral dan karakter bagi warga binaan.
“Melalui momentum Iduladha, kami ingin menanamkan nilai keikhlasan, kepedulian, serta semangat berbagi kepada warga binaan. Ini menjadi bagian dari pembinaan agar mereka memiliki bekal spiritual dan karakter positif saat kembali ke masyarakat,” ujar Tetra.
Ia menambahkan, kegiatan keagamaan seperti ini diharapkan mampu mempererat hubungan antarsesama, menumbuhkan rasa syukur, serta memperkuat nilai kemanusiaan di lingkungan pemasyarakatan.
Setelah proses penyembelihan selesai, daging kurban dibagikan kepada keluarga warga binaan dan masyarakat sekitar Lapas sebagai bentuk kepedulian sosial serta upaya mempererat hubungan antara pemasyarakatan dan masyarakat.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh khidmat, mencerminkan semangat kebersamaan antara petugas dan warga binaan dalam memaknai Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

