Banyuasin – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin menerima kunjungan Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Provinsi Sumatera Selatan, Febrita Lustia Herman Deru, dalam rangka monitoring produk kerajinan unggulan daerah berupa kain batik hasil karya warga binaan, Rabu (10/6).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 11.30 WIB tersebut dilaksanakan di Lapas Kelas IIA Banyuasin dan disambut oleh Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Lapas Banyuasin, Indra Wijaya, bersama jajaran pejabat struktural serta Dharma Wanita Persatuan Lapas Banyuasin.
Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung hasil pembinaan kemandirian warga binaan, khususnya pada bidang kerajinan batik, konveksi, ketahanan pangan, dan usaha mikro yang dikembangkan di lingkungan Lapas.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan melalui tarian sedulang setudung dan pengalungan kain batik karya warga binaan. Selanjutnya, rombongan Ketua TP PKK/Dekranasda Provinsi Sumatera Selatan yang didampingi Ketua TP PKK/Dekranasda Kabupaten Banyuasin, Nabila Askolani Putri, disambut dengan penampilan hadrah Santri Nurul Hidayah binaan serta semaphore dance oleh Pramuka Lapas Banyuasin.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau proses pembuatan batik jumputan dan berkesempatan mencoba langsung tahapan pembuatannya. Selain itu, mereka juga melihat berbagai hasil karya warga binaan yang dipamerkan, mulai dari kerajinan tangan, hasil pertanian seperti pakcoy, kangkung, dan melon, hingga produk peternakan berupa telur ayam.
Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Selatan turut memberikan motivasi kepada warga binaan agar terus mengembangkan keterampilan dan produktivitas selama mengikuti program pembinaan. Pesan dan kesan tersebut juga dituangkan dalam sebuah bingkai sebagai bentuk dukungan terhadap program pembinaan yang dijalankan Lapas Banyuasin.
Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin, Tetra Destorie melalui Plh Kepala Lapas, Indra Wijaya, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus dukungan terhadap berbagai program pembinaan yang telah berjalan.
“Melalui kunjungan ini, kami berharap produk hasil karya warga binaan semakin dikenal luas dan mampu memberikan motivasi bagi mereka untuk terus berkarya. Pembinaan kemandirian yang kami jalankan bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat sebagai bekal saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan peninjauan ruang konveksi, foto bersama, serta penyerahan cinderamata berupa hasil karya warga binaan kepada Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Selatan dan Ketua TP PKK Kabupaten Banyuasin sebagai bentuk apresiasi dan kenang-kenangan.

