Muara Tebo – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Tebo mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) UMKM dan Sosialisasi Platform PARTO.id yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jambi bekerja sama dengan PT Affan Technology Indonesia, Senin (22/6).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kanwil Ditjenpas Jambi tersebut bertujuan memperkuat digitalisasi serta pemberdayaan produk karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan pelaku usaha Klien Pemasyarakatan di Provinsi Jambi.
Lapas Muara Tebo diwakili oleh Kasubsi Kegiatan Kerja, Ivan Aditya, bersama staf dan bendahara. Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Digitalisasi dan Pemberdayaan Produk Karya Warga Binaan Pemasyarakatan di Provinsi Jambi, sekaligus sosialisasi dan pelatihan penggunaan marketplace serta ritel daring pada platform PARTO.id.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, Lapas Muara Tebo turut memperkenalkan sejumlah produk unggulan hasil karya warga binaan, di antaranya miniatur kapal serta berbagai miniatur kendaraan berbahan dasar kayu. Produk-produk tersebut merupakan hasil pembinaan kemandirian yang selama ini dikembangkan di Lapas Muara Tebo dan mendapat perhatian dari peserta kegiatan.
Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jambi, Irwan Rahmat Gumilar, menegaskan bahwa digitalisasi menjadi langkah strategis dalam meningkatkan daya saing produk hasil karya warga binaan. “Kita harus mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana memperluas akses pasar sehingga produk karya warga binaan dapat dikenal lebih luas dan memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi,” ujarnya.
Sementara itu, CEO PT Affan Technology Indonesia, Ikhsan, menjelaskan bahwa platform PARTO.id hadir untuk memberikan ruang pemasaran yang lebih efektif bagi produk UMKM pemasyarakatan. “Melalui marketplace multi-vendor ini, setiap UPT memiliki kesempatan yang sama untuk menampilkan dan memasarkan produknya secara lebih masif dan terintegrasi,” ungkapnya.
Kasubsi Kegiatan Kerja Lapas Muara Tebo, Ivan Aditya, menyambut baik kegiatan tersebut sebagai peluang untuk mengembangkan pemasaran produk warga binaan. “Kami optimis platform ini dapat membantu meningkatkan visibilitas produk karya warga binaan Lapas Muara Tebo sekaligus mendorong kemandirian dan produktivitas mereka,” tuturnya.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Lapas Muara Tebo terus berkomitmen mendukung program pembinaan kemandirian berbasis UMKM serta memperluas pemasaran produk hasil karya warga binaan melalui pemanfaatan teknologi digital.

