Lampung — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung kembali memperkuat keamanan dan ketertiban melalui pelaksanaan razia insidentil gabungan bersama unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Jumat (28/08).
Kegiatan tersebut merupakan langkah deteksi dini dan upaya preventif dalam mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas. Dalam pelaksanaannya, petugas gabungan melakukan penyisiran dan pemeriksaan pada lima blok hunian warga binaan secara menyeluruh dengan tetap mengedepankan sikap humanis, profesional, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kalapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung, Jumadi, menyampaikan bahwa razia insidentil menjadi salah satu langkah nyata jajaran Lapas dalam memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga.
“Razia insidentil ini merupakan bagian dari deteksi dini dan langkah preventif untuk memastikan kondisi Lapas tetap aman dan kondusif. Hari ini kami bersama TNI–Polri menyisir lima blok hunian dan melakukan tes urine secara acak. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan alat komunikasi ilegal maupun barang-barang berbahaya, sementara hasil tes urine juga menunjukkan negatif,” ujar Jumadi.
Menurutnya, sinergi antara Lapas dengan TNI–Polri menjadi bagian penting dalam memperkuat pengawasan dan menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan tertib. Razia akan terus dilakukan secara berkala maupun insidentil sebagai bentuk komitmen dalam mencegah masuknya barang terlarang serta meminimalisir potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
“Kami akan terus meningkatkan pengawasan dan memperkuat sinergi dengan TNI–Polri. Keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama, sehingga langkah-langkah deteksi dini seperti ini akan terus kami lakukan secara konsisten,” tegas Jumadi.
Pelaksanaan razia gabungan dan tes urine berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Hasil kegiatan tersebut menjadi bentuk komitmen Lapas Narkotika Bandar Lampung dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, serta bebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.(*)

