Lapas Muara Tebo Laksanakan Panen Kangkung Hasil Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

239 views

Muara Tebo — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Tebo kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan melalui kegiatan panen kangkung hasil budidaya warga binaan di lingkungan perkebunan Lapas Muara Tebo, Senin (7/9).

Kegiatan panen tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Muara Tebo, Mukhlisin Fardi, bersama jajaran pejabat struktural serta anak magang. Mereka turut melihat dan mengikuti secara langsung proses pemanenan kangkung yang telah dibudidayakan dan dirawat secara rutin oleh warga binaan.

BACA JUGA:  Semarak Idul Adha 1444H, Lapas Kalianda Bagikan 200 Paket Hewan Ourban Kepada Masyarakat

Panen ini merupakan bagian dari kegiatan pembinaan kemandirian yang memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk memperoleh pengalaman dan keterampilan di bidang pertanian. Selain mendukung ketahanan pangan, hasil perkebunan juga dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan internal Lapas. Dalam kegiatan tersebut, Kalapas Muara Tebo, Mukhlisin Fardi, mengapresiasi kerja keras warga binaan yang telah merawat tanaman hingga menghasilkan panen.

“Panen hari ini menjadi bukti bahwa program pembinaan kemandirian dapat memberikan hasil yang nyata. Kami terus mendorong warga binaan untuk aktif dan produktif, sehingga keterampilan yang diperoleh selama berada di Lapas dapat menjadi bekal ketika kembali ke tengah masyarakat,” ujar Mukhlisin Fardi.

BACA JUGA:  Asisten Deputi Setneg Tinjau Tambak Udang Vannamei dan Sarana Keamanan Lapas Khusus Kelas IIA Karanganyar

Proses panen dilakukan dengan memetik kangkung yang telah mencapai masa panen, kemudian dikumpulkan untuk selanjutnya dimanfaatkan sesuai kebutuhan.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk nyata pemanfaatan lahan di lingkungan Lapas secara produktif. Melalui program ketahanan pangan yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Lapas Muara Tebo berupaya menciptakan kegiatan pembinaan yang produktif, bermanfaat, dan berdampak bagi warga binaan maupun lingkungan Lapas.