Percepat Layanan Integrasi dan Remisi, Kalapas Semarang Tekankan WBP Pegang 5 Komitmen

270 views

Betiklampung.com (SMSI), Semarang —

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas I Semarang, Usman Madjid didampingi oleh Pejabat Struktural Eselon III memberikan Pengarahan kepada seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Semarang.

Kalapas Usman Madjid menyampaikan, beberapa hal kepada WBP. Kalapas mengajak WBP untuk menjaga dan mempererat kerja sama dan kekompakan terhadap sesama WBP dan petugas.

“Kami minta tolong kepada saudara semua, agar saling jaga kekompakan dan kerukunan. Disini semuanya adalah keluarga, jangan saling mengadu.” Ulucap Kalapas.

Menurut Kalapas, ada seribu lebih penghuni yang mempunyai keahlian, diharapkan orang-orang tersebut dapat berpartisipasi dan bermanfaat untuk Lapas.

BACA JUGA:  Kepala Lapas Gunung Sugih Terima Penghargaan Pelayanan Publik dari Ombudsman RI

“Ada ribuan orang disini yang mempunyai keahlian yang dapat disalurkan, bisa di gereja, masjid, dapur, kebersihan dan masih banyak lagi.” Tmandasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Pejabat Eselon III diberi kesempatan menyampaikan arahan di masing-masing bidannya. Kepala Bidang Pembinaan, Agung Nurbani berjanji akan mempercepat proses layanan Integrasi dan Remisi.

“Saya janji akan mempercepat proses integrasi, namun saudara semua sepakat dan berkomitmen dalam lima hal, tidak boleh ada narkoba, handphone, perkelahian, menjaga kebersihan dan saling menghormati serta tegur sapa.” jelas Agung.

BACA JUGA:  Korda SPEED Bandarlampung Bersama Ketua Fraksi PKS Kota Gelar Pertemuan Untuk Sinergi Perkuat Kolaborasi

Agung menegaskan, bahwa petugas merupakan penyelesaian masalah bagi WBP maka jangan sungkan untuk menyampaikan keluhan. WBP akan dijamin keamanan dan kesehatannya.

Dalam hal pengembangan minat dan bakat, Kepala Bidang Kegiatan Kerja, Muhammad Bahrun meminta WBP untuk aktif dan produktif.

“Jika ada pintu masuk, pasti ada pintu keluar, mari berupaya menunjukkan yang terbaik, kalian semua adalah anak bangsa yang mempunyau produktifitas, minat dan bakat yang bisa dikembangkan disini.” kata Bahrun.