Siap Terima Pesanan, WBP Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung Hasilkan Produk Mebel Berkualitas

243 views

Betiklampung.com (SMSI), Bandarlampung —

Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung yang tergabung dalam program pembinaan kemandirian mampu hasilkan produk mebel berkualitas tinggi, Jumat (16/02)

Kalapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung Ade Kusmanto mengungkapkan mebel berbahan dasar kayu ini merupakan salah satu dari berbagai produk unggulan karya narapidana.

“Berbekal pelatihan pertukangan kayu, warga binaan mendapatkan keterampilan untuk bisa menghasilkan karya, salah satunya membuat kursi sesuai keinginan yang mempunyai nilai ekonomi yang tinggi,” jelas Kalapas.

BACA JUGA:  Polda Lampung Imbau Masyarakat Jaga Moralitas Selama Ramadan

Kalapas berharap keahlian yang didapat WBP dari pembinaan yang diikuti mampu menjadi sumber penghasilan saat kembali ke tengah masyarakat.

“Keahlian ini tentu sebagai bekal bagi mereka sebelum nantinya kembali ke masyarakat, dan diharapkan berguna untuk menjadi tumpuan ekonomi bagi diri dan keluarga,” tambahnya.

Kalapas juga mengatakan hasil kreativitas WBP tersebut akan dipasarkan secara luas. Untuk masyarakat yang hendak membeli dapat melakukan direct message ke akun media sosial instagram @lapasnarkotikalpg.

BACA JUGA:  Marines Shooting Club Lampung Yonif 9 Marinir Kuasai Lomba Menembak Kejurnas Bravo 90' Kopasgat Championship 2022

“Pesanan yang masuk selanjutnya dikerjakan WBP, hasil penjualan nantinya menjadi salah satu komponen bagi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan sebagian untuk warga binaan yang bekerja,”tuturnya.

Warga Binaan Lapas Narkotika Bandar Lampung, Adi menuturkan kegiatan kemandirian pembuatan mebel ini tidak terlepas dari bimbingan petugas.

“Ini semua berkat bimbingan dari para pegawai, mulai dari proses bimbingan awal produksi hingga sampai ditahap pemasaran. Pembinaan pertukangan kayu ini juga sangat bermanfaat bagi kami, sehinga memiliki bekal ketika bebas nanti,” kata dia.