Napiter Lapas Kelas I Semarang Melakukan Ikrar Setia Kepada NKRI

474 views

Betiklampung.com (SMSI), Semarang —

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang jadi saksi ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) oleh seorang narapidana kasus terorisme (napiter) inisial T, tanpa adanya paksaan dan bujuk rayu, (26/06).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kelas I Semarang, Usman Madjid beserta jajaran pejabat struktural, perwakilan Densus 88, perwakilan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), perwakilan Kemenag Kota Semarang, Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas 1 Semarang, Komandan Rayon Militer Ngaliyan dan perwakilan Polsek Ngaliyan.

BACA JUGA:  Karutan Menggala Hadiri Pembukaan TMMD ke-125 Kodim 0426/Tulang Bawang TA 2025 di Kampung Moris Jaya Banjar Agung

Prosesi ikrar ini diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Setelah itu, dengan suara lantang dan tegas, T mengucapkan sumpah dan ikrar setia kepada NKRI serta diakhiri dengan tanda tangan di atas naskah bermaterai.

Selanjutnya, T melakukan pembacaan Pancasila serta penghormatan dan mencium bendera merah putih sebagai simbol kembalinya ke pangkuan Ibu Pertiwi.

Kalapas Kelas I Semarang, Usman Madjid menyampaikan dalam sambutannya bahwa proses pembinaan kepada WBP, termasuk WBP kasus terorisme, merupakan prioritas Kementerian Hukum dan HAM melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

BACA JUGA:  Perkuat Penetrasi Industri Gim Tanah Air, Telkomsel Melalui Dunia Games Rilis Gim RPG Terbaru “The Return of Condor Heroes”

“Kesediaan napiter untuk kembali berbangsa dan bernegara adalah sebuah bentuk kristalisasi serta pengikat tekad dan semangat yang merupakan implementasi dari hasil program deradikalisasi di Lapas Kelas | Semarang,” ujar Usman Madjid.

Usman Madjid menjelaskan tujuan bahwa Narapidana Terorisme bersedia kembali membangun kehidupan berbangsa dan bernegara dalam bingkai Negara Kesatan Republik Indonesia (NKRI).

Harapannya, kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi seluruh UPT Pemasyarakatan di Jawa Tengah yang sedang melakukan pembinaan kepada Napiter, dan dapat menggerakan hati para Napiter di seluruh Indonesia, untuk bisa mengambil sikap setia kepada NKRI.