Pembubaran Orgen Tunggal di Kotabumi Diwarnai Tembakan, Polda Lampung Nyatakan Ada Perlawanan dan Tidak Memiliki Izin

450 views

Betiklampung.com (SMSI), Kotabumi —

Video pembubaran acara orgen tunggal di Kotabumi Lampung Utara viral. Pasalnya ada suara tembakan dalam video yang beredar di media sosial itu. Hal tersebut Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik kepada awak media, Senin (15/07).

Umi Fadillah Astutik mengatakan peristiwa ini diketahui terjadi di Kelurahan Tanjung Senang, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara dikediaman Nurdin (40) pada Kamis malam Jumat 11 Juli 2014 pukul 22.00 WIB.

Umi menambahkan pembubaran yang dilakukan oleh jajaran kepolisian Polres Lampung Utara karena tidak memiliki izin. “Benar, jadi tim dari Polsek Kotabumi Kota bersama Samapta Polres Lampung Utara mendatangi lokasi tempat acara itu berlangsung. Jadi informasi tersebut dari masyarakat yang resah atas suara yang ditimbulkan dalam acara tersebut,” kata dia.

BACA JUGA:  Kepala Kanwil Ditjen PAS Lampung Terima Dua Penghargaan Bergengsi Dari DJPb Lampung

“Acara itu tidak memiliki izin keramaian, jadi tuan rumah hanya melaporkan ke Bhabin bahwa ada acara kesenian gitar tunggal namun rupanya acara itu malah orgen tunggal dengan banyak biduan, kemudian acara orgen tunggal itu juga berlangsung selama dua malam berturut-turut,”sambungnya.

Disinggung terkait adanya suara tembakan yang terdengar dalam video yang beredar. Kabid Humas memaparkan bahwa hal tersebut dilakukan karena adanya perlawanan dari sejumlah pemuda. “Jadi pada peristiwa itu ada perlawanan dari sejumlah pemuda setempat, sehingga anggota melepaskan tembakan peringatan ke udara untuk membubarkan massa,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Apel Pagi di Rutan Kotabumi, Penguatan Disiplin dan Integritas Petugas

Terhadap peristiwa penembakan ke udara ini, Umi menambahkan anggota tersebut saat ini telah dilakukan pemeriksaan yang dilakukan oleh Bidpropam Polda Lampung dan Polres Lampung Utara. “Saat ini terhadap petugas yg meletuskan senpinya sedang dilakukan pemeriksaan oleh Bidpropam Polda Lampung dan Propam Polres Lampung Utara,” ungkapnya.