Betiklampung.com (SMSI), Ciamis —
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis Kanwil Kemenkumham Jabar mengirimkan Coir Net hasil karya warga binaan sebanyak 95 (sembilan puluh lima) ikat kepada PT. Agri Lestari Nusantara, yang saat ini PT. Agri Lestari Nusantara menyuplai untuk kebutuhan ekspor ke Negeri Ginseng Korea Selatan, Selasa (16/07/2024). Ini merupakan pengiriman ke 3 (tiga), sebelumnya Lapas Ciamis telah mengirimkan sebanyak 305 (tiga ratus lima) ikat Coir Net kepada PT. Agri Lestari Nusantara.
Coir Net adalah produk yang terbuat dari serat kelapa yang diikat menjadi jaring-jaring dengan berbagai ukuran dan ketebalan. Serat ini diambil dari kulit luar buah kelapa yang telah dikeringkan dan dipisahkan dari bagian bijinya. Serat kelapa memiliki sifat yang kuat dan tahan lama, serta mudah didaur ulang sehingga menjadi pilihan yang ramah lingkungan. Produk ini memiliki banyak manfaat dalam berbagai aplikasi, salah satunya dalam bidang perikanan.
Di Korea Selatan, produk ini digunakan untuk budidaya meonggae (nanas laut sejenis teripang) yang banyak di semenanjung Jepang dan Korea, serta sebagai alat bantu menangkap ikan yang dipasang di laut, baik laut dangkal maupun laut dalam. Produk ini dipilih karena ramah lingkungan sehingga tidak merusak ekosistem laut.
Produk yang dihasilkan warga binaan tersebut merupakan hasil dari kerja sama antara Lapas Kelas IIB Ciamis dengan PT. Agri Lestari Nusantara, di mana PT. Agri Lestari Nusantara sebelumnya melaksanakan pelatihan kepada warga binaan, dan mengirimkan bahan baku serat kelapa yang kemudian diolah oleh Warga Binaan Lapas Ciamis.
Diharapkan kerja sama ini dapat memberikan bekal keterampilan dan disiplin dalam bekerja bagi warga binaan, di samping itu juga dapat memberikan pendapatan negara.

