Betiklampung.com (SMSI), Bandarlampung—
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Bandarlampung menjalankan tugas pokok dan fungsinya sebagai tempat pembinaan narapidana dan anak didik pemasyarakatan, Rabu (17/07/2024)
Pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dilaksanakan berdasarkan Pancasila yang dilaksanakan secara terpadu antara pembina, yang dibina, dan masyarakat untuk meningkatkan kualitas WBP agar menyadari kesalahan, memperbaiki diri, dan tidak mengulangi tindak pidana sehingga dapat diterima kembali oleh lingkungan masyarakat, dapat aktif berperan dalam pembangunan, serta dapat hidup secara wajar sebagai warga yang baik dan bertanggung jawab.

Lapas Perempuan Kelas IIA Bandarlampung juga melaksanakan pembinaan kepribadian salah satu proses pembinaan narapidana yang dilaksanakan dengan membaurkan narapidana dan anak didik pemasyarakatan dalam kehidupan masyarakat dengan membuka Taman Pendidikan Al-Quran An-Nisa.
Taman Pendidikan Al-Quran Annisa dilaksanakan setiap hari Senin-Jum’at Pukul 15.00-17.00 WIB dengan peserta anak didik berjumlah 12 orang. “Anak Didik TPA An-nisa berasal dari anak-anak sekitar Lapas yang terdiri dari 4 orang peserta di tahap Al-Quran dan 8 orang peserta di tahap Iqra” ujar Putranti Rahayu selaku Kepala Lapas.

Kegiatan TPA terdiri dari belajar membaca Iqra dan Al-Quran, hafalan surat-surat pendek, hafalan doa-doa harian dan ibadah qauliah lainnya. Diharapkan dengan adanya kegaiatan ini tidak hanya warga binaan yang merasakan manfaat Lapas namun masyarakat sekitar Lapas juga merasakan kebermanfaatan dan kehadiran Lapas untuk Pemasyarakatan yang Berdampak.

