Pengawasan IG Produk Unggulan Desa Tuana Tuha, Kanwil Kemenkum Kaltim Pantau Lokus Budidaya Produk Guleku

287 views

Betiklampung.com, Samarinda —

Kenohan, Kutai Kartanegara. Upaya dalam melakukan pengawasan indikasi geografis salah satu produk unggulan provinsi Kalimantan Timur, Kanwil Kemenkum Kaltim turun langsung ke lokasi pembuatan dan pengemasan produk Guleku dari Gula Aren desa Tuana Tuha (Rabu, 19 Februari 2025).

Mengunjungi lokasi pembuatan dan pengemasan produk, Kepala Desa Tuana Tuha Tommy mengajak Analis Kekayaan Intelektual Madya Rima Kumari dan jajaran, bersama MPIG Tuana Tuha dan Disbun Kaltim untuk memantau proses pembuatan serta pengemasan produk Guleku.

Dalam proses pemantauan, Rima Kumari dan Favorita Sirait mengajukan beberapa pertanyaan dan wawancara singkat terhadap pemasak gula aren, pengemas produk, ketua MPIG Tuana Tuha serta perwakilan dari Disbun Kaltim seperti alasan Gula Aren yang menjadi salah satu produk unggulan provinsi Kalimantan Timur, serta upaya dalam melakukan pengembangan produk Guleku maupun teknik pemasarannya.

BACA JUGA:  Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Hadirkan Program “Kemang Agung Berdaya, Inovatif dan Sejahtera” untuk Perkuat Pendidikan

Produk Unggulan Guleku sampai dengan saat ini merupakan salah satu dari 2 produk Gula Aren yang telah mendapatkan sertifikat Indikasi Geografis di Indonesia.

Ditengah perkembangan jaman pada bidang usaha, menurut Kades Tommy, aren semakin ditinggalkan, dan sebagai jati diri desa Tuana Tuha Kades Tommy berminat untuk mengembangkan aren sebagai salah satu produk olahan di salah satu desa Tuana Tuha dengan mengembangkan produk Gula Aren sampai ke coffee-coffee shop, mengingat gula aren mengandung rendah sukrosa sehingga sangat aman dikonsumsi oleh pengidap diabetes.

BACA JUGA:  Jasa Raharja, Kemenhub, KemenPUPR, dan Korlantas Polri Gelar Survei Kesiapan Operasi Ketupat ke Pelabuhan Merak dan Ciwandan

Kades Tommy jg menyampaikan bahwa dulu olahan aren hanya gula batok saja, sedangkan saat ini sudah berkembang menjadi banyak varian seperti gula semut campur jahe merah, jahe putih serta cemilan yang bisa dimakan dari gula aren serta sistem packaging telah menggunakan mesin.

Kakanwil Kemenkum Kaltim M. Ikmal Idrus berharap, dengan adanya pengawasan dari kanwil melalui bidang layanan KI, dapat membantu produk unggulan Guleku sehingga menjadi berkembang dan dapat meningkatkan perekonomian daerah setempat.