Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Lapas Gunung Sugih Ikuti Penanaman 360 Ribu Pohon Kelapa Serentak se-Indonesia

225 views

Betiklampung.com, Gunungsugih —

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Gunung Sugih mengikuti kegiatan Penanaman 360 Ribu Pohon Kelapa Serentak se-Indonesia yang digagas oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia sebagai langkah nyata dalam mendukung Ketahanan Pangan Nasional.

Kalapas Kelas IIB Gunung Sugih, Mastur didampingi Kasubsi Giatja, Terra Aprlian Raka
menjelaskan kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Lampung Tengah beserta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk perwakilan TNI, Polri, Kejaksaan, dan Pemerintah Daerah, yang turut berpartisipasi dalam kegiatan penanaman pohon kelapa secara simbolis di lingkungan Lapas Gunung Sugih;

BACA JUGA:  Dukung ASEAN Summit 2023, Jasa Raharja Serahkan Sarana Prasarana Keselamatan Jalan

Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara serentak secara virtual di seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan se-Indonesia dan dipimpin langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas) Agus Andrianto dari pusat;

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Lapas Gunung Sugih dalam mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas), khususnya dalam bidang Ketahanan Pangan, serta sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia yang menitikberatkan pada swasembada pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat produktif;

BACA JUGA:  Danbrigif 4 Mar/BS Resmikan Kelas Lapangan Gobang Yonif 7 Marinir

Melalui kegiatan penanaman ini, diharapkan dapat tercipta sinergi antara pemasyarakatan dan pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, serta menanamkan nilai kepedulian lingkungan dan kemandirian ekonomi bagi warga binaan pemasyarakatan;

Kegiatan berjalan dengan tertib dan penuh semangat, ditandai dengan sesi penanaman simbolis oleh para pejabat yang hadir, serta diakhiri dengan foto bersama sebagai bentuk dukungan terhadap keberhasilan program ketahanan pangan nasional.