Perkuat Tata Kelola Pemasyarakatan, Asdep Kemenko Kumham Imipas Lakukan Sinkronisasi di Lapas Narkotika Bandar Lampung

300 views

Betiklampung.com, Bandarlampung —

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung menerima kunjungan kerja Asisten Deputi Koordinasi Tata Kelola Pemasyarakatan, Deputi Bidang Koordinasi Keimigrasian dan Pemasyarakatan Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, pada Senin (20/10).

Kunjungan ini disambut langsung oleh Kepala Lapas Narkotika Bandar Lampung, Jumadi, beserta jajaran struktural. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan kegiatan Sinkronisasi dan Koordinasi Tata Kelola Pemasyarakatan Wilayah Lampung, yang bertujuan untuk memperkuat sinergi antarinstansi dalam mendukung tata kelola pemasyarakatan yang efektif, transparan, dan berintegritas.

BACA JUGA:  Dengan Pengamanan Ketat, Kunjungan Presiden Jokowi di Lampung Belanjut ke Lampung Barat dan Tanggamus

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung, Jalu Yuswa Panjang, serta para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Wilayah Lampung.

Asisten Deputi Koordinasi Tata Kelola Pemasyarakatan, Jumadi, dalam arahannya menyampaikan pentingnya peningkatan koordinasi lintas sektor guna memastikan pelaksanaan kebijakan pemasyarakatan berjalan sesuai dengan arah dan strategi nasional yang ditetapkan pemerintah. Ia juga menekankan perlunya inovasi layanan serta digitalisasi sistem untuk mendukung transformasi birokrasi yang berdampak langsung pada peningkatan pelayanan terhadap masyarakat dan warga binaan.

BACA JUGA:  Polda Lampung Menginformasikan Ada 45 Titik Rawan Kecelekaan dan 36 Titik Rawan Kemacetan di Jalur Mudik Lebaran 2024

Sementara itu, Kalapas Narkotika Bandar Lampung, Jumadi, menyampaikan apresiasi atas kunjungan serta arahannya. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat tata kelola pemasyarakatan di Lampung, khususnya dalam peningkatan kinerja, transparansi, dan akuntabilitas layanan.

“Kami menyambut baik kegiatan sinkronisasi ini sebagai langkah nyata untuk menyatukan persepsi dan memperkuat koordinasi dalam menjalankan tugas dan fungsi pemasyarakatan, khususnya di Lapas Narkotika Bandar Lampung,” ungkap Jumadi.