Tumbuhkan Kepedulian dan Kesiapsiagaan, Warga Binaan Ikuti Pelatihan Kesehatan dan Rehabilitasi di Rutan Bandar Lampung

403 views

Betiklampung.com, Bandarlampung —

Setelah dibuka secara resmi, kegiatan Program Rehabilitasi dan Edukasi Kesehatan bagi Warga Binaan di Rutan Kelas I Bandar Lampung berlanjut dengan rangkaian sesi pelatihan dan pembekalan materi yang berlangsung dengan penuh antusiasme.

Acara inti diawali dengan penyampaian materi Bantuan Hidup Dasar (BHD) oleh tim dari Politeknik Kesehatan Tanjung Karang, yang memberikan pelatihan langsung mengenai cara menangani keadaan darurat medis. Peserta diajak memahami langkah-langkah penting seperti pemeriksaan kesadaran korban, teknik kompresi dada, hingga simulasi pemberian napas buatan.

Instruktur dari Poltekkes Tanjung Karang menjelaskan bahwa keterampilan dasar ini penting dimiliki oleh setiap orang, termasuk warga binaan. “Kami ingin memberikan pengetahuan yang bisa diterapkan di mana pun mereka berada. Prinsipnya sederhana—menolong sesama dengan cepat dan tepat dapat menyelamatkan nyawa,” ujarnya.

BACA JUGA:  Semangat dan Soliditas, Pegawai Lapas Muara Tebo Ramaikan Bungo Kencana Run 2026

Dalam sesi praktik, warga binaan tampak bersemangat mengikuti arahan tim pelatih. Beberapa peserta bahkan berkesempatan mencoba langsung prosedur Basic Life Support menggunakan peralatan simulasi yang telah disediakan. Suasana penuh keakraban tampak terjalin antara peserta dan narasumber, menciptakan lingkungan belajar yang positif dan interaktif.

Kepala Seksi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas I Bandar Lampung, Arthayasa Pratama, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari pendekatan holistik dalam pembinaan. “Kami ingin warga binaan tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga siap secara mental dan sosial. Pembinaan harus menyentuh semua aspek kehidupan,” katanya.

BACA JUGA:  Kolaborasi Petugas dan Warga Binaan, Rutan Sukadana Gelar Korve Ciptakan Lingkungan Perkantoran Bersih dan Asri

Salah satu peserta warga binaan mengaku senang bisa mengikuti kegiatan ini. “Kami jadi tahu bagaimana menolong orang yang pingsan atau tidak sadar. Kegiatan seperti ini membuat kami merasa diperhatikan dan diberi kesempatan untuk belajar hal-hal bermanfaat,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung hingga sore hari dan ditutup dengan evaluasi singkat serta refleksi bersama. Para peserta berkomitmen untuk menerapkan ilmu yang telah diperoleh dalam kehidupan sehari-hari di dalam Rutan.

BACA JUGA:  Itjen Kemenimipas Perkuat Pengawasan, Model Tiga Lini Mulai Diterapkan Secara Nasional

Melalui program ini, diharapkan tercipta budaya hidup sehat, saling peduli, dan kesiapsiagaan di lingkungan Rutan Kelas I Bandar Lampung menjadi langkah kecil menuju perubahan besar bagi masa depan warga binaan.