Kemenkumham Jabar Menggelar Kegiatan Bakti Sosial Pada Lingkungan Desa Pasir Tanjung

# Dilihat: 132 pengunjung

Betiklampung.com, Cikarang —

Pagi hari ini Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Barat (Kemenkumham Jabar) menyelenggarakan kegiatan Bakti Sosial yang bertempat di Desa Pasirtanjung Kecamatan Cikarang Pusat, Bekasi, sebagai bagian dari semarak Hari Bakti Pemasyarakatan ke-58 (Jumat, 22/04/2022).

Berpartisipasi langsung dalam giat Bakti Sosial ini, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jabar Sudjonggo, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cikarang Veri Johannes, Kepala Desa Pasir Tanjung Mariyah dan Bintara Pembina Kamtibmas (Babinkamtibmas) Desa Pasir Tanjung menyerahkan bantuan berupa sembako kepada warga Desa Pasir Tanjung yang membutuhkan, terutama untuk warga yang sudah lansia.

BACA JUGA:  Petugas dan Warga Binaan Gelar Apel Bersama, Kalapas Narkotika Kelas IIA Bandarlampung Berkomitmen Bebas Halinar

Kepada jajaran Kemenkumham Jabar yang hadir, Kades Mariyah menyampaikan ucapan terimakasih atas bantuan dan kepedulian yang diberikan oleh Kemenkumham Jabar melalui kegiatan Bakti Sosial ini. Dalam giat Baksos ini Kakanwil Sudjonggo juga mengapresiasi kerja sama yang dilakukan oleh Lapas Cikarang dengan APAR Desa, Babinsa dan Bimaspol. 

Sudjonggo menyampaikan bahwa Bakti Sosial ini merupakan tindak lanjut dari arahan oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, “Kita menindaklanjuti arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan untuk melaksanakan bakti sosial kepada masyarakat, termasuk wilayah Jawa Barat” ungkap Sudjonggo.

BACA JUGA:  Dewi Aryani S :Korban Kecelakaan Tragis Odong-Odong Tertabrak Kereta Api di Serang Banten Terjamin Jasa Raharja

Hari Bakti Pemasyarakatan pada tahun ini diharapkan bisa menjadi momentum bagi Kemenkumham untuk menguatkan peran Lapas yang bukan hanya pembinaan terhadap WBP namun juga berperan membangun hubungan baik dengan masyarakat sekitar sebagai salah satu Mitra Lapas. Kedepannya Lembaga Pemasyarakatan diharap bisa aktif berpartisipasi dalam membantu masyarakat sekitar sebagai implementasi dari keberhasilan pembinaan pada Lapas. (Red)