Muara Tebo — Suasana khidmat menyelimuti Aula Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Tebo saat warga binaan beragama Kristen melaksanakan ibadah rutin sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian di bidang kerohanian.
Kegiatan tersebut berlangsung dengan tertib dan penuh penghayatan di bawah pendampingan Kasi Binadik dan Giatja, Erison Bangun, serta Plh. Kasubsi Registrasi, Ivan Aditya M, Kamis (23/4/2026)
Ibadah dipimpin oleh Pendeta Sitepu yang membawakan khotbah penuh makna dan pengharapan. Dalam suasana tenang, para warga binaan menaikkan nyanyian pujian, mencurahkan isi hati melalui doa, serta menyimak pesan rohani yang mengajak untuk kembali ke jalan yang benar dan memperbaiki diri selama menjalani masa pidana.
Kegiatan ibadah rutin ini menjadi salah satu bentuk pembinaan spiritual yang bertujuan menumbuhkan nilai keimanan, ketenangan batin, serta semangat perubahan positif bagi warga binaan. Melalui pendekatan keagamaan, diharapkan mereka mampu menjalani masa pembinaan dengan lebih baik dan memiliki kesiapan saat kembali ke tengah masyarakat.
Pendeta Sitepu menyampaikan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik. “Tuhan selalu membuka jalan pengampunan dan harapan bagi siapa saja yang sungguh-sungguh ingin memperbaiki hidupnya,” ujarnya.
Salah seorang warga binaan, Hendra, mengaku kegiatan ibadah tersebut menjadi kekuatan tersendiri selama menjalani masa hukuman. “Ibadah seperti ini sangat berarti bagi saya. Saya merasa lebih tenang, kuat, dan memiliki harapan untuk menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Muara Tebo terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pembinaan kepribadian secara menyeluruh, termasuk melalui penguatan nilai-nilai keagamaan bagi warga binaan.

