Duka Sedalam Lautan, Bupati Egi dan Ratusan Jemaah di Kalianda Gelar Salat Gaib untuk Korban Tragedi KAI

204 views

Kalianda – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Agung Kalianda pada Rabu siang (29/4/2026). Ratusan jemaah bersama jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melaksanakan Salat Gaib dan doa bersama sebagai bentuk solidaritas atas tragedi tabrakan maut kereta api yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur.

Kegiatan yang dilaksanakan selepas Salat Zuhur berjemaah ini dipimpin langsung oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama. Turut hadir Sekda Supriyanto, jajaran pejabat utama, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Lampung Selatan.

Aksi religi ini ditujukan bagi belasan korban meninggal dunia dalam insiden tabrakan antara KA Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi dengan KRL Commuter Line relasi Kampung Bandan-Cikarang.

BACA JUGA:  1.500 Penari Pecahkan Rekor Dunia MURI, Tari Tuping Lampung Selatan Catat Sejarah Dunia

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menegaskan bahwa agenda tersebut merupakan bentuk empati mendalam dari masyarakat Lampung Selatan terhadap musibah transportasi nasional yang memakan banyak korban jiwa tersebut.

“Hari ini kita melaksanakan Salat Zuhur berjemaah seperti biasa, namun dilanjutkan dengan Salat Gaib. Ini adalah bentuk ikhtiar batin kita untuk mendoakan seluruh korban tragedi KAI Argo Bromo,” ujar Bupati Egi dengan nada haru.

BACA JUGA:  Launching Makan Bergizi Gratis Perdana di Lampung Selatan, Sasar 2.482 Siswa di Kecamatan Kalianda

Dalam doa yang dipanjatkan, Bupati Egi memohon agar seluruh amal ibadah para korban diterima dan segala kekhilafannya diampuni oleh Tuhan Yang Maha Esa. Ia juga memberikan dukungan moril bagi keluarga yang ditinggalkan agar diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan berat ini.

“Kami juga mendoakan para korban yang saat ini masih dalam perawatan agar segera diberikan kesembuhan dan pemulihan, sehingga bisa segera kembali berkumpul bersama keluarga di rumah,” tambahnya.

Tragedi transportasi di Stasiun Bekasi Timur ini menjadi duka bersama sekaligus pengingat bagi seluruh pihak akan krusialnya standar keselamatan dalam transportasi publik.

BACA JUGA:  Pemerintah Pusat Turun Gunung! Ketahanan Pangan & Desa Jadi Fokus Utama di Lampung Selatan

Melalui Salat Gaib ini, Lampung Selatan mengirimkan pesan persaudaraan dan doa agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan. (*)