Direktur Bina OP Ditjen SDA Kementerian PU Tinjau Perbaikan Irigasi Gantung Mesuji-Tulang Bawang

145 views

Lampung — Direktur Bina Operasional dan Pemeliharaan (OP) Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum, A. Adi Umar Dani, meninjau langsung kondisi irigasi gantung di Daerah Irigasi Rawajitu, Mesuji–Tulang Bawang, Sabtu (9/5/2026).

Direktur Bina OP melihat proses perbaikan di sejumlah titik irigasi didampingi Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung, Elroy Koyari. Termasuk meninjau kondisi pompa air serta saluran pembuang primer (SPP) Rawajitu yang saat ini sedang dinormalisasi.

Adi Umar Dani mengatakan, jaringan irigasi gantung di Mesuji-Tulang Bawang ini dibangun pada periode 2020 hingga 2023. Saat ini beberapa bagian saluran yang rusak sedang dalam perbaikan oleh tim BBWS Mesuji Sekampung.

BACA JUGA:  Upaya Pemasyarakatan yang Inspiratif, Lapas Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung Gandeng Warga Binaan Inisiatif Buka TPA di Lapas

“Kami hadir di sini untuk memastikan perbaikan ini segera dilaksanakan. Dan saat ini Balai juga sudah bergerak melakukan perbaikan,” ujarnya. Untuk mempercepat proses pekerjaan, Adi Umar Dani meminta jumlah tenaga kerja ditambah.

“Saya menginstruksikan penambahan tenaga kerja agar perbaikan lebih cepat selesai. Harapan kami, dalam waktu paling lambat dua minggu, beberapa sektor sudah selesai dan dapat kembali berfungsi,” jelasnya.

Ia juga menegaskan komitmen Kementerian PU untuk memastikan infrastruktur yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para petani di Kabupaten Mesuji dan Tulang Bawang.

Tak hanya fokus pada jaringan irigasi gantung, pihaknya juga akan melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap pompa-pompa air yang kinerjanya belum optimal.

BACA JUGA:  Komitmen Berantas Buta Huruf Hijaiyah, LPP Lampung Gelar Wisuda Tuntas Huruf Hijaiyah bagi Napi Perempuan dan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444H

“Permasalahannya ternyata bukan hanya pada jaringan, tetapi juga pada pompa air yang sudah dibangun. Nanti akan kami analisis kembali apa saja yang perlu dioptimalkan agar biaya operasional pompa bisa lebih efisien dan manfaatnya bagi petani lebih maksimal,” tambahnya.

Untuk memastikan pasokan air tetap tersedia bagi area persawahan, saat ini juga tengah dilakukan normalisasi saluran sepanjang 10,2 kilometer. Normalisasi tersebut mencakup tiga desa, yakni Desa Wono Agung dan Desa Bumi Ratu di Tulang Bawang, serta Desa Bandar Anom di Mesuji.

“Di saluran primer saat ini sedang dilakukan pembersihan, tujuannya agar debit air yang tersedia untuk lahan petani bisa lebih maksimal,” tutupnya.

BACA JUGA:  Brigjen TNI Drajad Brima Yoga,S.I.P.,M.H, Berangkatkan Personel Satgas Aparat Teritorial Korem 043/Gatam

Dengan percepatan perbaikan dan normalisasi, Kementerian PU berharap jaringan irigasi gantung dapat kembali berfungsi maksimal, sehingga distribusi air ke lahan pertanian tetap terjaga guna mendukung sektor pertanian di wilayah Lampung. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *