Dari Maggot hingga Hidroponik, Inovasi Ketahanan Pangan Lapas Cibinong Jadi Objek Percontohan Polres Bogor

175 views

CIBINONG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong menerima kunjungan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, beserta jajaran dalam rangka meninjau secara langsung program ketahanan pangan yang dikembangkan melalui Kebun Inovasi dan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Rabu (5/8/2026).

Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperlihatkan berbagai inovasi pembinaan kemandirian Warga Binaan yang telah dikembangkan Lapas Cibinong sebagai wujud dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.

Kapolres Bogor beserta rombongan disambut langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong didampingi pejabat struktural. Dalam suasana penuh keakraban, rombongan diajak berkeliling meninjau berbagai sarana pembinaan sekaligus berdiskusi mengenai pengembangan program kemandirian yang selama ini dijalankan di lingkungan Lapas Cibinong.

Mengawali peninjauan, Lapas Cibinong memperkenalkan sistem pengolahan sampah organik melalui budidaya maggot yang menjadi salah satu inovasi dalam mengelola limbah menjadi produk bernilai ekonomis. Selain menghasilkan maggot sebagai pakan alternatif bagi sektor peternakan dan perikanan, program ini juga menjadi media pembelajaran bagi Warga Binaan mengenai konsep ekonomi sirkular dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Selanjutnya, rombongan melihat proses pengolahan sampah plastik yang dikelola sebagai upaya mengurangi limbah sekaligus meningkatkan nilai guna sampah melalui berbagai tahapan pengolahan.

BACA JUGA:  Rutan Kelas IIB Menggala Gelar Pergantian Pimpinan Sekaligus Pisah Sambut Kepala Rutan

Peninjauan kemudian dilanjutkan ke kawasan peternakan yang menjadi bagian dari Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE). Di lokasi tersebut, Lapas Cibinong memperlihatkan berbagai unit budidaya yang dikelola oleh Warga Binaan, mulai dari peternakan ayam Day Old Chick (DOC), ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB), ayam petelur, peternakan kambing, hingga bebek hibrida. Seluruh sektor peternakan tersebut menjadi sarana pembelajaran praktis bagi Warga Binaan dalam meningkatkan kompetensi di bidang peternakan modern.

Rangkaian peninjauan dilanjutkan menuju sektor pertanian dan perikanan yang meliputi instalasi hidroponik, kolam budidaya lele sistem bioflok, serta lahan pertanian organik yang menghasilkan berbagai komoditas sayuran. Melalui program-program tersebut, Warga Binaan dibekali keterampilan mulai dari proses budidaya, perawatan, hingga pengelolaan hasil panen sehingga memiliki bekal yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke tengah masyarakat.

Di setiap lokasi, Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong menjelaskan bahwa seluruh program yang dikembangkan tidak hanya berorientasi pada hasil produksi, tetapi juga menjadi media pembinaan karakter dan peningkatan kompetensi bagi Warga Binaan.

BACA JUGA:  Kepala Lapas Kelas IIB Kota Bakti Terima Kunjungan Monitoring dan Evaluasi Kakanwil Ditjenpas Aceh

“Program ketahanan pangan ini merupakan bagian dari pembinaan kemandirian yang kami bangun secara berkelanjutan. Melalui berbagai sektor, mulai dari pengolahan limbah, peternakan, perikanan hingga pertanian, kami ingin Warga Binaan memperoleh pengalaman, keterampilan, serta etos kerja yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke tengah masyarakat. Dengan demikian, mereka memiliki kesempatan untuk hidup mandiri dan produktif,” ujar Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong.

Usai meninjau seluruh kawasan Kebun Inovasi dan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menyampaikan apresiasi atas berbagai inovasi pembinaan yang telah dikembangkan Lapas Cibinong. Menurutnya, pemanfaatan lahan yang terintegrasi mulai dari pengolahan limbah, peternakan, perikanan, hingga pertanian menunjukkan bahwa pembinaan di dalam Lapas mampu menghasilkan kegiatan yang produktif sekaligus memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan.

“Kami mengapresiasi berbagai inovasi yang telah dikembangkan Lapas Cibinong. Program ketahanan pangan ini menjadi contoh pembinaan yang sangat baik karena tidak hanya membekali Warga Binaan dengan keterampilan, tetapi juga menanamkan nilai produktivitas dan kemandirian. Semoga inovasi ini terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi satuan kerja lainnya,” ungkap AKBP Wikha Ardilestanto.

BACA JUGA:  Perbaikan Jalan di Lampung Dipercepat, Pemeliharaan Jelang Mudik Juga Terus Berjalan

Kunjungan ini semakin memperkuat sinergi antara Lapas Cibinong dan Polres Bogor dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan. Melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, Lapas Cibinong terus berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang inovatif, produktif, dan berkelanjutan sebagai implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta 15 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *