Tak Banyak yang Tahu ! Kebun Inovasi Lapas Cibinong Jadi Tempat Warga Binaan Siapkan Bekal Usai Bebas

158 views

Cibinong — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong terus mengembangkan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan melalui berbagai kegiatan produktif.

Salah satunya diwujudkan melalui Kebun Inovasi, area pembinaan yang menjadi wadah bagi Warga Binaan untuk memperoleh keterampilan, pengalaman kerja, serta pengetahuan mengenai pengelolaan sampah dan ketahanan pangan, Jumat (25/9/2026).

Kebun Inovasi dirancang sebagai ruang pembelajaran yang mendorong Warga Binaan untuk terlibat secara langsung dalam berbagai aktivitas produktif.

Melalui kegiatan tersebut, Warga Binaan tidak hanya mendapatkan pembinaan selama menjalani masa pidana, tetapi juga memperoleh keterampilan yang diharapkan dapat menjadi bekal ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat.

Beragam kegiatan dikembangkan di Kebun Inovasi, khususnya pada sektor peternakan dan pengolahan sampah. Warga Binaan dilibatkan dalam proses pemeliharaan ayam dan bebek hinggan kambing perah, mulai dari perawatan hingga pengelolaan hasil ternak.

BACA JUGA:  Telkomsel Hadirkan Paket Internet Roaming Asia Tenggara Dengan Kuota Untuk Berinternet

Kegiatan tersebut menjadi sarana praktik langsung untuk mengenalkan keterampilan dasar di bidang peternakan sekaligus membangun sikap disiplin dan bertanggung jawab.

Kasubsi Bimkemaswat Lapas Kelas IIA Cibinong menjelaskan bahwa keterlibatan Warga Binaan dalam kegiatan Kebun Inovasi menjadi bagian dari proses pembinaan yang memberikan pengalaman nyata dan mendorong mereka untuk lebih produktif.

Kegiatan di Kebun Inovasi memberikan kesempatan kepada Warga Binaan untuk belajar dan terlibat langsung dalam kegiatan yang positif. Mereka mendapatkan pengalaman dalam beternak, memanfaatkan sampah, hingga budidaya maggot.

“Harapannya, keterampilan yang diperoleh selama mengikuti pembinaan ini dapat menjadi bekal dan memberikan manfaat bagi mereka maupun keluarga ketika nantinya kembali ke masyarakat,” jelasnya.

Tidak hanya mengembangkan sektor peternakan, Kebun Inovasi Lapas Cibinong juga memanfaatkan sampah organik untuk budidaya maggot. Selain membantu mengurangi limbah, maggot yang dihasilkan dapat dimanfaatkan sebagai pakan bernutrisi bagi ternak dan perikanan.

BACA JUGA:  Lapas Muara Tebo dan BAZNAS Tebo Serahkan Kunci Bedah Rumah Kepada Warga Desa Bedaro Rampak

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Kebun Inovasi tidak hanya menjadi tempat untuk menghasilkan produk, tetapi juga menjadi media pembelajaran bagi Warga Binaan.

Mereka dibiasakan untuk bekerja secara teratur, menjaga kebersihan lingkungan, memahami tanggung jawab dalam menjalankan tugas, serta mengembangkan keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan setelah selesai menjalani masa pembinaan.

Salah seorang Warga Binaan Berinisial (J) mengungkapkan bahwa kegiatan di Kebun Inovasi memberikan pengalaman dan keterampilan baru yang bermanfaat.

“Di sini saya belajar merawat ternak dan budidaya maggot. Semoga keterampilan ini bisa menjadi bekal saat kembali ke masyarakat nanti,” ungkapnya.

Pengembangan Kebun Inovasi juga menjadi bagian dari upaya Lapas Cibinong dalam menghadirkan pembinaan yang berorientasi pada produktivitas dan kemandirian. Kegiatan peternakan serta budidaya maggot menjadi contoh bagaimana pembinaan Warga Binaan dapat berjalan beriringan dengan pemanfaatan lingkungan secara optimal.

BACA JUGA:  Kanwil Kementerian Agama Lampung Gelar Dialog Kerukunan Intern Umat Beragama dan Moderasi Beragama Katolik

Kebun Inovasi diharapkan dapat menjadi sarana pembinaan yang bermanfaat sekaligus mendukung ketahanan pangan melalui kegiatan peternakan dan pengelolaan lingkungan.

Melalui program tersebut, Lapas Cibinong terus mendorong Warga Binaan untuk mengembangkan keterampilan dan pola pikir produktif sebagai bekal saat kembali ke masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *