Lapas Muara Tebo Bersama BRI Salurkan Kartu BRIZZI sebagai Bekal Masa Depan Warga Binaan

139 views

Muara Tebo – Di balik tembok pemasyarakatan, langkah menuju perubahan terus dibangun melalui berbagai upaya yang membuka kesempatan bagi warga binaan untuk mempersiapkan masa depan. Bukan hanya melalui keterampilan dan pembinaan, tetapi juga melalui langkah sederhana yang dapat membantu mereka menata kehidupan setelah kembali ke masyarakat pada, Jumat (23/10).

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Tebo bersama Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kanca Rimbo Bujang melaksanakan penyerahan kartu BRIZZI kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kegiatan yang berlangsung di Lapas Muara Tebo tersebut disambut oleh jajaran pejabat struktural sebagai tindak lanjut dari koordinasi kedua pihak.

BACA JUGA:  Kakanwil Ditjepas Lampung Didampingi Kalapas Kelas I Bandar Lampung Bagikan Paket Sembako Kepada Keluarga Warga Binaan dan Masyarakat Sekitar

Kartu BRIZZI ini dipersiapkan sebagai sarana transaksi nontunai sekaligus bekal bagi warga binaan untuk mengelola simpanan yang dapat dimanfaatkan setelah bebas nanti, sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, kartu tersebut tidak hanya mendukung kemudahan transaksi, tetapi juga diharapkan menjadi bagian dari persiapan finansial warga binaan dalam memulai kehidupan baru di tengah masyarakat.

BACA JUGA:  Kalapas Kotabumi Beserta Jajaran Laksanakan Panen Raya Ubi Dari Program Ketahanan Pangan

Kolaborasi ini mencerminkan upaya Lapas Muara Tebo dalam menghadirkan pelayanan yang adaptif dan berorientasi pada masa depan. Dukungan sektor perbankan diharapkan dapat membantu warga binaan membangun kebiasaan mengelola keuangan secara lebih terencana sebagai salah satu langkah menuju kemandirian.

Bagi Lapas Muara Tebo, kartu BRIZZI bukan sekadar alat transaksi. Di baliknya, tersimpan harapan agar setiap warga binaan memiliki bekal untuk melangkah lebih percaya diri setelah menyelesaikan masa pidana.

Sebab, pembinaan sejati bukan hanya tentang menjalani hari ini, tetapi juga mempersiapkan kehidupan esok hari—dengan kesempatan, kemandirian, dan harapan untuk memulai kembali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *