Cibinong – Menjadi pribadi yang lebih baik membutuhkan proses, kedisiplinan, dan kemauan untuk terus belajar. Semangat inilah yang ditanamkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong melalui latihan Pramuka bagi warga binaan, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan kepribadian untuk membangun karakter, menumbuhkan rasa tanggung jawab, serta mempersiapkan warga binaan agar mampu kembali ke tengah masyarakat dengan membawa perubahan positif.
Dengan penuh semangat dan antusiasme, warga binaan mengikuti latihan Pramuka bersama petugas pembina kepramukaan. Lebih dari sekadar kegiatan rutin, latihan ini menjadi ruang pembelajaran untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kemandirian, kekompakan, dan cinta tanah air yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Berbagai materi kepramukaan diberikan dalam kegiatan tersebut, mulai dari Latihan Keterampilan Baris-Berbaris (LKBB), latihan baris-berbaris, yel-yel, hingga penguatan wawasan kebangsaan.
Setiap rangkaian kegiatan dirancang untuk melatih konsentrasi, membangun kekompakan, meningkatkan kepatuhan terhadap aturan, serta menumbuhkan kemampuan bekerja sama dalam kelompok.
Melalui latihan baris-berbaris, warga binaan belajar tentang pentingnya mengikuti arahan dan menjaga kedisiplinan. Sementara itu, kegiatan yel-yel menjadi sarana untuk membangun semangat, kebersamaan dan rasa percaya diri.
Penguatan wawasan kebangsaan juga menjadi bagian penting dalam menanamkan nilai persatuan, penghormatan terhadap sesama, serta kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kasubsi Bimkemaswat Lapas Kelas IIA Cibinong menyampaikan bahwa kegiatan Pramuka merupakan salah satu bentuk pembinaan kepribadian yang memiliki peran penting dalam membentuk pola pikir, sikap, dan perilaku warga binaan ke arah yang lebih baik.
“Melalui kegiatan Pramuka, kami ingin menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, dan kerja sama kepada warga binaan. Pembinaan ini diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman selama berada di Lapas, tetapi juga menjadi bekal bagi mereka untuk menjalani kehidupan yang lebih baik dan berkontribusi positif ketika kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Manfaat kegiatan tersebut juga dirasakan langsung oleh warga binaan. Salah seorang warga binaan berinisial TA mengungkapkan bahwa latihan Pramuka memberikan pengalaman berharga sekaligus motivasi untuk terus memperbaiki diri selama menjalani masa pembinaan.
“Menurut saya, kegiatan Pramuka sangat bermanfaat karena mengajarkan kami untuk lebih disiplin, kompak, dan bertanggung jawab. Saya berharap ilmu dan nilai-nilai yang didapatkan selama latihan bisa terus diterapkan, terutama ketika nanti kembali ke masyarakat,” ungkapnya.
Pelaksanaan kegiatan ini mencerminkan bahwa pembinaan di dalam Lapas tidak hanya berfokus pada pelaksanaan masa pidana, tetapi juga pada proses pembentukan karakter dan pengembangan potensi diri.
Melalui kegiatan yang edukatif dan membangun kebersamaan, warga binaan diberikan kesempatan untuk belajar, mengembangkan sikap positif, serta menumbuhkan keyakinan bahwa perubahan ke arah yang lebih baik dapat dimulai dari langkah sederhana.
Lapas Kelas IIA Cibinong terus berupaya menghadirkan program pembinaan yang bermanfaat dan berorientasi pada kesiapan warga binaan untuk kembali ke lingkungan sosial.
Dengan pendampingan petugas serta pelaksanaan kegiatan yang berkesinambungan, latihan Pramuka diharapkan mampu memperkuat kepribadian, meningkatkan rasa percaya diri dan menumbuhkan semangat untuk menjalani kehidupan yang lebih bertanggung jawab.
Melalui semangat kepramukaan, Lapas Cibinong menegaskan bahwa pembinaan bukan sekadar menjalani masa pidana, melainkan proses menyiapkan perubahan dan membuka kesempatan untuk masa depan yang lebih baik.
Bekal kedisiplinan, kebersamaan, dan cinta tanah air yang ditanamkan hari ini diharapkan menjadi fondasi bagi warga binaan untuk kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang mandiri, bertanggung jawab, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya.

