Kepala Lapas Muara Tebo Ikuti Sosialisasi dan FGD Layanan Bimbingan Integrasi

162 views

Muara Bungo — Perjalanan pemasyarakatan tidak berhenti ketika seseorang melangkah keluar dari balik tembok lembaga pemasyarakatan. Di luar sana, ada proses penyesuaian, tantangan, dan harapan baru yang membutuhkan pendampingan agar setiap langkah menuju kehidupan bermasyarakat dapat dijalani dengan lebih baik.

Semangat tersebut menjadi bagian dari kegiatan Sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD) Kelompok Layanan Bimbingan Integrasi bagi Klien Balai Pemasyarakatan Kelas II Muara Bungo yang dilaksanakan di Amaris Hotel Muara Bungo, Kamis (29/10). Kegiatan ini diikuti Kepala Lapas Kelas IIB Muara Tebo, Mukhlisin Fardi, bersama Pembantu Pembimbing Kemasyarakatan (PPK), yakni Eki Saputra, Anik Nuryani, dan Putri Piscelia.

BACA JUGA:  Lapas Karanganyar Gelar Turnamen Badminton Kalapas CUP Dalam Semarak HUT ke-81 RI

Acara dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jambi, Irwan Rahmat Gumilar, serta dihadiri Wakil Bupati Bungo, Wakil Bupati Tebo, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan seluruh kepala UPT Pemasyarakatan se-Provinsi Jambi.

Kegiatan ini menjadi ruang koordinasi dan diskusi untuk memperkuat pemahaman serta sinergi dalam penyelenggaraan layanan bimbingan integrasi bagi klien pemasyarakatan. Melalui pertukaran gagasan dan penyamaan persepsi, diharapkan proses pendampingan dapat berjalan lebih terarah, terpadu, dan berorientasi pada kesiapan klien untuk kembali berperan positif di tengah masyarakat.

BACA JUGA:  Dengarkan Keluhan Warga Binaan, Petugas Lapas Metro Buka Ruang Komunikasi Melalui Program Sapa Kasih

Kakanwil Ditjenpas Jambi, Irwan Rahmat Gumilar, menegaskan, “Bimbingan integrasi merupakan bagian penting dari proses pemasyarakatan. Diperlukan sinergi dan komitmen bersama agar klien mendapatkan pendampingan yang optimal dalam mempersiapkan diri kembali ke masyarakat.”

Senada dengan hal tersebut, Kalapas Muara Tebo, Mukhlisin Fardi, menyampaikan melalui kegiatan ini, kami berharap koordinasi dan kolaborasi antarunit pemasyarakatan semakin kuat, sehingga proses pembinaan dan persiapan reintegrasi sosial dapat berjalan secara berkesinambungan.

BACA JUGA:  Motivasi Siswa Lanjut Studi, SMAN 1 Tanjung Bintang Sambangi Unila

Bagi pemasyarakatan, keberhasilan bukan hanya tentang menyelesaikan masa pidana, tetapi juga memastikan setiap individu memiliki kesempatan untuk bangkit, memperbaiki diri, dan membangun masa depan yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *