Sentuh Sisi Spiritual, Warga Binaan Nasrani Lapas Cibinong Temukan Ketenangan Batin Lewat Ibadah Rutin

141 views

Cibinong – Komitmen dalam memberikan pembinaan kepribadian serta memenuhi hak beragama bagi seluruh Warga Binaan terus diwujudkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong. Salah satunya melalui kegiatan ibadah rutin bagi Warga Binaan beragama Nasrani yang dilaksanakan di Gereja Oikumene Terang Dunia Lapas Cibinong, Rabu (4/11/2026).

Kegiatan ibadah berlangsung dengan khidmat dan penuh kekhusyukan. Para Warga Binaan mengikuti rangkaian ibadah, mulai dari doa bersama, pujian dan penyembahan, hingga penyampaian firman Tuhan. Suasana ibadah menjadi kesempatan bagi para peserta untuk memperkuat iman, mendekatkan diri kepada Tuhan, serta mereflesikan diri selama menjalani masa pembinaan.

Selain sebagai bentuk pemenuhan hak dalam menjalankan keyakinan, kegiatan ini juga menjadi bagian penting dari pembinaan kepribadian. Melalui kegiatan keagamaan, Warga Binaan diharapkan mampu mengembangkan sikap positif, meningkatkan kesadaran diri, serta menjadikan ajaran agama sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan, baik selama berada di dalam Lapas maupun ketika kembali ke tengah masyarakat.

BACA JUGA:  Jasa Raharja Raih Penghargaan Internasional Lingkungan Kerja Terbaik

Kasubsi Bimkemaswat Lapas Cibinong menyampaikan bahwa kegiatan ibadah merupakan salah satu pembinaan kepribadian yang terus diberikan kepada Warga Binaan. Menurutnya, setiap Warga Binaan memiliki hak yang sama untuk menjalankan ibadah sesuai agama dan kepercayaannya.

“Kami berkomitmen untuk memberikan ruang dan fasilitas bagi seluruh Warga Binaan dalam menjalankan ibadah sesuai agama dan kepercayaannya. Harapannya, melalui kegiatan ini mereka dapat semakin memperkuat iman, memperbaiki diri, serta memperoleh bekal spiritual yang positif selama menjalani masa pembinaan.” ungkapnya.

BACA JUGA:  Lapas Kalianda Kembangkan Peternakan Ayam Petelur Sebagai Sarana Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Salah satu Warga Binaan berinisial VR mengungkapkan rasa syukur karena tetap mendapatkan kesempatan untuk beribadah dan memperkuat iman selama menjalani masa pidana di Lapas Cibinong.

“Saya merasa bersyukur karena tetap bisa beribadah dan mendekatkan diri kepada Tuhan selama menjalani masa pembinaan. Kegiatan ini memberikan ketenangan, kekuatan, dan menjadi pengingat bagi saya untuk terus memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih baik.” Ujarnya.

BACA JUGA:  Lapas Karanganyar Gelar Kick Off Skrining TB dan Cek Kesehatan Gratis Bagi Warga Binaan

Melalui kegiatan ini, Lapas Cibinong terus berupaya menghadirkan pembinaan yang memperkuat aspek spiritual dan kepribadian Warga Binaan. Sebab, proses pembinaan bukan sekadar menjalani masa pidana, melainkan juga menjadi kesempatan untuk merefleksikan diri, memperbaiki kesalahan, dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *