Inisiatif Dekarbonisasi Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) Menuju Pertumbuhan Berkelanjutan

539 views

Betiklampung.com (SMSI), Lampung —

PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (kode saham: BIPI) telah menyelenggarakan Paparan Publik Tahunan pada hari Kamis 15 September 2022, yang diadakan secara virtual bersama PT Bursa Efek Indonesia.

Dalam Paparan Publik Tahunan tersebut Perusahaan menyampaikan informasi kinerja Perseroan pada kuartal pertama 2022, termasuk rencana Perusahaan menuju pertumbuhan berkelanjutan.

Direktur Utama Ray Anthony Gerungan, mengatakan, “Kami menyiapkan langkah strategisuntuk menuju pada sumber daya yang ada menjadi hidro dan biomassa sebagai sumber daya terbarukan. Kami juga berencana membangun tenaga surya dan tenaga angin untuk melengkapi dan mendiversifikasi sumber energi kami. Hal ini sebagai inisiatif strategis utama dari grup kami”.

BACA JUGA:  Lapas Metro Siap Tanam 30 Bibit Pohon Kelapa, Wujudkan Kepedulian Lingkungan dan Dukung Ketahanan Pangan

Michael Wong selaku Direktur Keuangan menambahkan, “Astrindo telah mengakuisisi PTT
Mining Limited dimana hal ini merupakan langkah strategis anorganik untuk mendongkrak kinerja keuangan dan operasional Astrindo di tahun 2022”.

Kedepannya, perusahaan akan berfokus pada perluasan platform bisnis infrastruktur pertambangan khususnya pada proyek-proyek baru di bidang jasa Pelabuhan, logistik transportasi batu bara dan pertambangan batu bara.

BACA JUGA:  Kejari Lampung Barat Luncurkan Dua Program Unggulan Sebagai Wujud Nyata Dukungan Asta Cita Pemerintah

Astrindo juga akan memaksimalkan potensi batu bara ke produk turunannya yang lebih bersih, hal ini sejalan dengan inisiatif dekarbonisasi Perusahaan menuju green industry. Memperhatikan kondisi pasar, rencana kerja, dan strategi ekspansi yang dimiliki Perusahaan, Manajemen Astrindo optimis terhadap pencapaian di tahun 2022.

Sebagai penutup, Ray Anthony Gerungan mengatakan “kami membuka peluang bagi institusi keuangan dan investor terpercaya untuk bersama-sama mengembangkan sektor energi infrastruktur melalui platform bisnis kami, sehingga kedepannya pertambangan dengan basis netral karbon dapat beroperasi secara berkelanjutan”. (*)